Home »

Sport

Pusat-PSSI Aceh Sepakat Berdamai

Kisruh dualisme kepemimpinan di tubuh Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Aceh akhirnya berakhir. PSSI Pusat dan PSSI Aceh

Pusat-PSSI Aceh Sepakat Berdamai
KUASA Hukum PSSI Aceh, Hendri Saputra bersama Ketua Umum PSSI Aceh, Adly Tjalok ben Ibrahim, serta Koordinator Askab/Askot dan klub, Nazir Adam memberikan keterangan kepada wartawan soal keputusan BAORI, kemarin. 

* Bentuk Komite Bersama

BANDA ACEH - Kisruh dualisme kepemimpinan di tubuh Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Aceh akhirnya berakhir. PSSI Pusat dan PSSI Aceh sepakat untuk berdamai setelah dimediasi Badan Arbitrase Olahraga Indonesia (BAORI).

“Alhamdulillah, setelah berulangkali kedua pihak bertemu dalam sidang di BAORI, baik Pusat dan Aceh sepakat berdamai. Keputusan berdamai ini karena kedua pihak memiliki semangat untuk memajukan sepak bola di Tanah Rencong,” ungkap kuasa hukum PSSI Aceh, Hendri Saputra dalam konferensi pers, siang kemarin.

Pada kesempatan itu, Hendri didampingi Nyak Nasrullah, Ketua Umum PSSI Aceh, Adly ben Ibrahim, Koordinator Askab/Askot dan Klub, Nazir Adam, dan sejumlah pengurus klub. Hendri menyampaikan, kalau perdamaian ini juga dihadiri Deputi Sekjen PSSI Pusat, Marco Garcia dan Head of Football Administration & Governence PSSI, Priyanka L Tobing.

Menyusul keputusan itu, Hendri menyebutkan, salah satu poin terpenting dari perdamaian tersebut, baik Pusat dan PSSI Aceh setuju untuk membentuk komite bersama. Keberadaan komite ini untuk melaksanakan kongres sesuai dengan Statuta PSSI Pusat, dan Statuta PSSI Aceh tahun 2014.

“Komite Bersama ini diketuai Ketua Umum KONI Aceh, H Muzakir Manaf dengan didampingi Wakil Ketua, Nazir Adam, dan Idris. Dan keputusan itu ditetapkan dalam penetapan sidang BAORI. Semua pihak berkewajiban untuk mengikuti keputusan ini karena bersifat mengikat, dan final,” tegas Hendri didampingi Nyak Nasrullah.

Seperti diketahui, pada Rabu (24/1), Adly Tjalok ben Ibrahim resmi mengajukan gugat kepada BAORI. Gugatan ini menyusul keputusan kontroversial dari PSSI Pusat mem-PLT-kan dirinya. Sehingga, sidang pun berlangsung dengan nomor: 01/P.BAORI/I/2018. Sejak sidang bergulir Rabu (7/2), PSSI Pusat langsung meminta supaya Aceh mau berdamai dengan pihak mereka.

Wakil Ketua Komite Bersama Pelaksanaan Kongres Asprov PSSI Aceh Nazir Adam mengakui, Rabu pekan depan pihaknya akan kembali berkonsultasi dengan PSSI Pusat sebelum melayangkan surat permohonan ke KONI. “Setelah mendapat persetujuan dari KONI, langkah selanjutnya akan disusun bersama rencana persiapan kongres Asprov PSSI Aceh,” kata mantan Wakil Bupati Pidie ini.

Nazir mengatakan, perdamaian yang disepakati kedua belah pihak ini didasari atas semangat ingin memajukan sepakbola Aceh. “Atas dasar itu, kita sepakat berdamai. Jadi tidak ada lagi kubu-kubuan,” katanya.

Komite Bersama, kata Nazir, akan bekerja secara transparan dan cepat serta akan berpedoman pada statuta Asprov PSSI Aceh. “Siapa saja boleh mendaftar, sehingga nantinya akan diperoleh figur ketua yang diinginkan Askab, Askot, dan klub,” tegas Ketua PSSI Pidie ini.

Ketua PSSI Aceh, Adly Tjalok ben Ibrahim secara terbuka menyambut gembira keputusan BAORI. Karena itu, kemenangan ini tentu saja menjaga marwah dan wibawa sepak bola di Tanah Rencong. “Ini kemenangan bersama. Karenanya, kita semua harus menjaga momentum tersebut,” tegasnya.

Pada kesempatan itu, Adly secara terbuka meminta kepada pengurus Askab, Askot, dan klub seluruh Aceh supaya mengikuti dan melaksanakan keputusan BAORI. Artinya, semua pihak harus mengikuti kongres yang akan digagas oleh Komite Bersama. “Mudah-mudahan tak ada lagi konflik di duni sepak bola Aceh,” pungkasnya.(ran)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help