ACT Borong Gabah Petani

Aksi Cepat Tanggap (ACT) menggelar seremoni panen raya dan pengepakan beras yang akan dikirim ke Suriah melalui program

ACT Borong Gabah Petani
HUSAINI ISMAIL, Kepala Cabang ACT Aceh

* Untuk Kirim ke Suriah

JANTHO - Aksi Cepat Tanggap (ACT) menggelar seremoni panen raya dan pengepakan beras yang akan dikirim ke Suriah melalui program Kapal Kemanusiaan Suriah (KKS), di Gampong Lampuuk, Kecamatan Darussalam, Aceh Besar, Senin (12/3). Selain di wilayah itu, ACT juga ikut membeli beras petani dari sejumlah wilayah yang ada di Aceh.

Program Kapal Kemanusiaan Suriah merupakan program kemanusian yang digagas oleh ACT Indonesia, dengan menggalang dana di sejumlah daerah. Dana yang terkumpul itu oleh ACT digunakan untuk membeli 1.000 ton beras dari para petani di Aceh.

Kepala Cabang ACT Aceh, Husaini Ismail, mengatakan, 1.000 ton beras yang akan dikirim ke Suriah itu berasal dari 340 hektare sawah dan melibatkan petani lokal. Beras petani yang dibeli ACT dibanderol dengan harga layak, yaitu di atas Harga Perkiraan Sendiri (HPS) yang ditetapkan pemerintah.

“Mereka begitu antusias untuk membantu mengirimkan 1.000 ton beras ke Turki, tempat Kapal Kemanusiaan Suriah berlabuh. Hal ini mengingat adanya hubungan diplomatis dan sosial yang erat antara masyarakat Aceh dan Turki bahkan sejak ratusan tahun silam,” ujar Husaini.

Menurutnya, panen raya beras yang akan dikirim ke Suriah itu melibatkan sekitar 5.000 petani, mereka tersebar di Bireuen, Pidie, Pidie Jaya, Aceh Besar, Aceh Jaya, Aceh Timur, Aceh Barat, Nagan Raya, dan Abdya. Sedangkan acara di Aceh Besar hanya seremoni dan pengepakan perdana sebagai tanda dimulainya proses pengiriman beras.

Menurutnya, program kapal kemanusian itu ikut menjaga kestabilan harga beras di tingkat petani. Sebab, biasanya setiap kali musim panen maka harga padi turun, namun kali ini hasil panen petani langsung dibeli ACT dengan harga yang dinilai cukup tinggi.

Sementara itu, Vice President ACT sekaligus Penanggung Jawab Kapal Kemanusiaan Suriah, Insan Nurrohman, mengatakan, Kapal Kemanusiaan Suriah akan lepas sauh di Pelabuhan Belawan, Sumetera Utara, pada 21 April 2018. Rencananya akan berlabuh di Pelabuhan Mersin, Turki, lalu beras akan didistribusikan melalui darat ke perbatasan Turki-Suriah.

“Seribu ton beras akan diangkut oleh 40 kontainer yang ada di gudang beras kami di Aceh. insya Allah 40 kontainer ini akan kami lepas secara resmi pada 18 April mendatang, menuju Pelabuhan Belawan. Insya Allah, pada 21 April nanti, seribu ton beras itu siap dilayarkan menuju Turki,” jelas Insan Nurrohman.

Selain menggagas Kapal Kemanusiaan Suriah untuk merespons krisis di Ghouta Timur, ACT juga telah mengirimkan Tim Sympathy of Solidarity (SOS) for Syria XIV pada akhir Februari lalu. Bantuan kemanusiaan berupa Dapur Umum dan bantuan musim dingin terus didistribusikan di perbatasan Turki dan Suriah hingga kini. Bantuan serupa juga menyapa pengungsi Suriah yang masih terperangkap dalam bungker-bungker dan rumah mereka di Ghouta Timur.(mun)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help