Bupati Pidie Abusyik Minta Usulan Dalam Musrenbang Bukan Untuk Kelompok Tertentu dan Preman

Akan tetapi usulan yang mesti diusulkan adalah program pembangunan yang berbasis pada kemaslahatan atau kepentingan umum

Bupati Pidie Abusyik Minta Usulan Dalam Musrenbang Bukan Untuk Kelompok Tertentu dan Preman
SERAMBINEWS.COM/IDRIS ISMAIL
Bupati Pidie, Roni Ahmad atau Abusyik (Kanan) menyampaikan pesan kepada ratusan peserta Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) di Kecamatan Padang Tiji, Selasa (13/3/2018). 

Laporan Idris Ismail | Pidie

SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Bupati Pidie, Roni Ahmad atau lebih kerap disapa Abusyik, menegaskan kepada seluruh masyarakat di Pidie untuk tidak mengusulkan program pembangunan dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) untuk kepentingan kelompok atau para preman.

Akan tetapi usulan yang mesti diusulkan adalah program pembangunan yang berbasis pada kemaslahatan atau kepentingan umum.

Baca: Sepanjang Tahun 2017, Ini Jumlah Warga Pidie yang Meninggal karena Virus HIV

"Selaku bupati pilihan rakyat Pidie, saya mengajak kepada segenap masyarakat untuk senantiasa memprioritaskan program usulan infrastruktur pembangunan yang mengedepankan pembangunan berbasis pada kemaslahatan umum. Bukan kelompok tertentu apalagi untuk kepentingan para preman," kata Abusyik kepada Serambinews.com, usai acara pembukaan Musrenbang tingkat Kecamatan di Aula Kecamatan Padang Tiji, Selasa (13/3/2018).

Terhadap usulan program pembangunan yang mengedepankan skala prioritas yang berpihak pada kemaslahatan bagi publik itu.

Baca: Ustadz Abdul Somad Akan Ceramah Dua Jam di Terminal Beureunuen, Pidie

Abusyik mengajak kepada seluruh Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) untuk mensinkronisasikan segala program usulan masyarakat yang berpihak kepada kepentingan rakyat secara menyuluruh.

Menurut Abusyik yang terpenting jangan usulan yang hanya bertumpu pada kepentingan kelompok terlebih bagi para preman.

Maka pemerintah patut mempertegas kembali agar dalam program prioritas perlu mengkaji secara teliti terhadap usulan-usulan penting.

Baca: “Saya Bupati Rakyat Pidie, tidak Mau ke Partai Dulu”

Supaya ini untuk dapat diperjuangkan dalam Musrenbang agar nantinya dapat disahuti oleh pemerintah pada tingkat Musrenbang kabupaten.

"Saya tak pernah sama sekali menyahuti usulan dalam Musrenbang jika dikaitkan untuk kepentingan kelompok dan jika ketahuan tetap di blacklist alias dicoret,"katanya. (*)

Penulis: Idris Ismail
Editor: Hadi Al Sumaterani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help