Home »

Sport

Menang Karena Dua Penalti

Persiraja Banda Aceh unggul 3-1 atas Persika Karawang dalam lanjutan turnamen Piala Presiden

Menang Karena Dua Penalti
PEMAIN Persiraja melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Persika Karawang dalam turnamen Piala Presiden Persiraja 2018, di Stadion H Dimurthala Lampineung, tadi malam. 

* Persiraja 3 vs 1 Persika

BANDA ACEH - Persiraja Banda Aceh unggul 3-1 atas Persika Karawang dalam lanjutan turnamen Piala Presiden Persiraja 2018 di Stadion H Dimurthala, Lampineung, Banda Aceh, tadi malam. Dua dari tiga gol tuan rumah lahir melalui tendangan penalti yang diperoleh dalam waktu 30 menit. Tambahan tiga angka itu membuat Lantak Laju--julukan Persiraja mengambil alih pimpinan klasemen sementara turnamen itu dari tangan Laskar Jawara--julukan Persika.

Di menit awal babak pertama, Persiraja coba menekan tim tamu melalui Defri Risky, Fani Aulia, Vivi Asrizal, Faumi Syahreza, dan Fiwi Dwipan. Tapi, upaya anak asuh Akhyar Ilyas ini direspons dengan cepat oleh barisan bawah Persika yang diperkuat Rio Pratama Valentino dan Aang Suparman. Akibatnya, serangan tuan rumah tak ada yang membahayakan gawang Karawang.

Malah, secara perlahan punggawa Persika seperti Ade Suhendra, Tamsil Siljaya, Husnuzhon, Sandy Pratama, dan Rudiyana balik menyerang. Pada menit 12, gawang tuan rumah bergetar setelah tendangan Husnuzhon gagal diblok kiper Persiraja, Rahmanuddin.

Unggul 1-0 membuat pemain Karawang semisal Reza Saputra, Haris Hardiansyah, dan Syahrul Mustafa makin bersemangat menusuk pertahanan Persiraja. Sejumlah peluang pun mereka dapat. Tapi, sigapnya talenta tuan rumah seperti Victor Pae, Luis Arsandi, Rafsanjani, dan Saddan Hi Tenang membuat serangan Persika kandas. Sehingga, skor 1-0 bertahan hingga jeda.

Memasuki babak kedua, pemain Persiraja yang tak ingin dipermalukan di depan publik sendiri berusaha memegang kendali permainan. Serangan bergelombang yang dilakukan anak-anak Banda Aceh membuat pasukan Persika kewalahan. Stamina pemain Karawang terlihat mulai menurun karena sehari sebelumnya mereka juga bertanding melawan Persita Tangerang.

Kondisi itu ternyata dimanfaatkan dengan baik oleh skuad Persiraja. Pada menit 57, pemain bawah Persika handsball di kotak terlarang. Wasit Khaliq Almakmum yang melihat kejadian itu langsung menunjuk titik putih. Fiwi Dwipan yang maju sebagai eksekutor sukses menaklukkan kiper Persika, Ghoni Yanur Gitoyo. Kedudukan pun berubah menjadi 1-1.

Saat kedudukan imbang, pemain tuan rumah terus menekan Karawang. Pada menit 67 Persiraja berbalik unggul 2-1 setelah sepakan keras Fani Aulia merobek jala Persika yang diasuh Ricky Nelson. Kendati sudah unggul, anak-anak tuan rumah tak mengendurkan serangan. Akibatnya, pemain bawah Karawang harus jatuh bangun menyelamatkan gawangnya dari kebobolan.

Pada menit 87, wasit kembali memberikan hadiah penalti untuk tuan rumah karena menilai pemain Persika handsball di kotak terlarang. Kendati sempat diprotes, namun pengadil tetap pada keputusannya. Fiwi Dwipan yang lagi-lagi dipercaya sebagai ‘algojo’ mampu menutaskan tendangan 12 pas itu menjadi gol. Skor 3-1 untuk Persiraja bertahan hingga peluit panjang berbunyi. Malam ini, lanjutan turnamen tersebut akan mempertemukan Persita Tangerang versus juara Liga 3 musim 2017, Blitar United.(jal)

Duel Persiraja versus Persika, tadi malam, sempat terhenti saat skor 2-1 untuk Persiraja. Insiden yang terjadi sekitar 15 menit menjelang laga berakhir itu bermula saat wasit Khaliq memberikan tendangan bebas kepada kubu Persiraja karena menilai pemain Persika melakukan pelanggaran di sektor kanan pertahanan tuan rumah.

Tak terima dengan keputusan itu, pemain Persika, M Rizki Yusuf Nasution menendang lutut wasit Khaliq. Setelah itu, dorong mendorong antarpemain kedua kesebelasan dan keributan pun tak terelakkan. Sekitar 15 menit kemudian, situasi berhasil dikendalikan oleh perangkat pertandingan bersama ofisial, panitia, dan aparat keamanan.

Karena Khaliq tak bisa melanjutkan tugas, sisa pertandingan itu dipimpin wasit pengganti, Syamsuddin. Sebelum laga dilanjutkan, M Rizki Yusuf Nasution terlebih dulu dihadiahi kartu merah oleh Syamsuddin. Sementara Khaliq ditandu ke luar stadion untuk mendapat perawatan medis. Setelah itu, tarung tersebut berlangsung sampai tuntas.(jal)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help