PA Daftarkan Pengurus Baru

Dewan Pimpinan Aceh Partai Aceh (DPA PA) periode 2018-2023, Selasa (13/3), mendaftarkan struktur kepengurusan

PA Daftarkan Pengurus Baru
Juru Bicara Partai Aceh, Syardani M Syarif atau akrab disapa Tgk Jamaica bersama Ketua Penghubung, Isda menyerahkan dokumen struktur kepengurusan Partai Aceh yang diterima langsung oleh Kepala Kanwil Kemenkumham Aceh, A Yuspahruddin di Kantor Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Aceh, Banda Aceh, Selasa (13/3). SERAMBI/BUDI FATRIA 

BANDA ACEH - Dewan Pimpinan Aceh Partai Aceh (DPA PA) periode 2018-2023, Selasa (13/3), mendaftarkan struktur kepengurusan baru ke Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Aceh, Banda Aceh, untuk mendapatkan pengesahan.

Kepengurusan baru itu terbentuk usai musyawarah besar II PA di Hotel Kryad Muraya, Banda Aceh, pada 12-13 Februari lalu, di mana Muzakir Manaf alias Mualem kembali terpilih sebagai ketua umum. PA sendiri saat ini juga telah menjadi peserta Pemilu 2019 dengan nomor urut 15.

Amatan Serambi, penyerahan struktur kepengurusan baru PA hanya diantar oleh Juru Bicara (Jubir) partai, Syardani M Syarif atau akrab disapa Tgk Jamaica, bersama Ketua Penghubung, Isda, dan diterima oleh Kepala Kanwil Kemenkumham Aceh, A Yuspahruddin BH Bc IP MH di ruang kerjanya.

Penyerahan juga disaksikan Kepala Divisi (Kadiv) Pelayanan Hukum dan HAM, Sasmita SH MH, Kepala Bidang (Kabid) Pelayanan Hukum, Jailani M Ali SH MH, dan Kepala Subbidang (Kasubid) Pelayanan Hukum dan Kekayaan Intelektual, Chairiah SH.

Jubir PA, Tgk Jamaica kepada Serambi mengatakan, kepengurusan baru PA ini merupakan hasil penjaringan yang dilakukan oleh Mualem sebagai ketua umum. Dia berharap Kemenkumham segera mengesahkan kepengurusan Partai Aceh periode 2018-2023 itu.

“Kami mengantarkan perubahan AD/ART dan pengurus Partai Aceh hasil mubes ke-2 yang dilaksanakan pada 12 Februari 2018 di Banda Aceh. Alhamdulillah dalam mubes tersebut Muzakir Manaf (Mualem) kembali terpilih sebagai Ketua Partai Aceh periode 2018-2023,” katanya.

Tgk Jamaica menyampaikan, ada beberapa posisi pengurus lama yang diganti dalam kepengurusan itu. Di antaranya posisi Sekretaris Jenderal (Sekjen) yang dulunya ditempati Mukhlis Basyah (mantan bupati Aceh Besar) diganti oleh Kamaruddin Abubakar alias Abu Razak.

Dalam kepengurusan baru ini juga terdapat beberapa nama lain seperti Sarjani Abdullah, mantan bupati Pidie selaku Ketua Harian dan Tgk Jamaica yang ditunjuk sebagai Jubir PA menggantikan Suadi Sulaiman alias Adi Laweung yang kini menjadi Wakil Sekjen.

Saat ditanyai struktur lengkap partai, Tgk Jamaica mengaku belum melihatnya. Dia mengaku sejak ditunjuk sebagai Jubir belum sekalipun mengikuti rapat internal partai. “Untuk struktur pengurus lengkap kita tunggu saja pengesahan dari Kemenkumham,” ujar dia.

Sementara Kepala Kanwil Kemenkumham Aceh, Yuspahruddin, menyampaikan, pihaknya segera memproses dokumen kepengurusan DPA Partai Aceh dalam 14 hari masa kerja sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 20 Tahun 2007.

“Sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 20 Tahun 2007, memang kita harus memprosesnya dalam waktu 14 hari. Kemudian kita sahkan kepengurusan itu dan akan kita sampaikan untuk dimasukan dalam Berita Negara. Disini prosesnya 14 hari harus selesai,” katanya.(mas)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help