Perpanjang HGU PT Cemerlang Abadi Dinilai Penuh Rekayasa, Ini Alasannya

"Lahan HGU PT CA penuh dengan kandang babi, tapi mereka menyampaikan penuh dengan pohon sawit,"

Perpanjang HGU PT Cemerlang Abadi Dinilai Penuh Rekayasa, Ini Alasannya
TRIBUNNEWS.COM
Ilustrasi 

Laporan Rahmat Saputra | Aceh Barat Daya

SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE - DPC Posko Perjuangan Rakyat (Pospera) Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) menilai Badan Pertanahan Nasional Aceh (BPN) Aceh tidak punya hati.

Pasalnya, mereka menyajikan data ke jakarta tidak berdasarkan fakta dan penuh data yang direkayasa untuk Hak Guna Usaha (HGU) PT Cemerlang Abadi (PT CA).

"Lahan HGU PT CA penuh dengan kandang babi, tapi mereka menyampaikan (pada pusat), lahan PT CA penuh dengan pohon sawit," ujar ketua DPC Pospera Abdya, Harmansyah saat menggelar aksi di depan ratusan masyarakat, Rabu (14/3/2018) di Desa Cot Seumantok, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya).

Baca: LLBH: Cabut Izin HGU yang Telantar

Menurutnya, 30 tahun HGU PT CA, tanpa ada arti bagi masyarakat, dan lahan dikuasi untuk ditelantarkan. Plasma untuk rakyat sebagai kewajiban tidak diberikan.

"Kami atas nama rakyat menolak secara tegas perpanjangan HGU PT CA. Karena itu bukan solusi," tegasnya.

"Kita sudah tak mau dikeberi lagi. Pemerintah pusat wajib menolak perpanjangan izin hGU PT CA," sambungnya.

Baca: HGU Telantar di Nagan Bisa Jadi Sumber Konflik

Pemerintah Abdya, tambahnya, secara tegas menolak, begitu juga dengan Gubernur Aceh, karena mereka bicara fakta dan sesuai keinginan rakyat.

"BPN jangan ambil sikap sendiri yang berakibat rakyat bisa anarkis. Kejadian 20 tahun lalu. PT CA berdarah kita sudah tidak mau terulang lagi. Maka BPN harus punya hati nurani untuk kepentingan rakyat negeri, bukan keinginan tamu luar negeri," tegasnya. (*)

Penulis: Rahmat Saputra
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help