DLHK Aceh Tetapkan Spesifikasi Bibit Jernang

Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Aceh menjadikan jernang sebagai salah satu komoditas

DLHK Aceh Tetapkan Spesifikasi Bibit Jernang

BANDA ACEH - Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Aceh menjadikan jernang sebagai salah satu komoditas yang layak dikembangkan. Agar menghasilkan buah jernang dengan kualitas baik, DLHK meminta petani selektif memilih bibit untuk budidaya.

“Jernang itu banyak jenisnya. Tidak semua berharga tinggi. Untuk mendapatkan bibit yang bermutu, DLHK Aceh menetapkan spesifikasi mutu bibit,” kata Kepala DLHK Aceh, Ir Saminuddin B Tou MSi kepada Serambi, Rabu (21/3), menanggapi laporan Eksklusif Serambi Indonesia edisi Senin (19/3) berjudul ‘Jernang Diburu, Maut Mengintai.’

Begitupun, hingga kini DLHK belum menghasilkan bibit jernang sendiri. Pihaknya justru membeli benih dari masyarakat, tentu dengan menyeleksi jenis dan kualitas terlebih dahulu.

Mengingat antusiasme warga begitu tinggi dalam beberapa tahun terakhir, kata Saminuddin, DLHK mulai membina petani jernang dalam beberapa kelompok di Aceh. “Fasilitas yang diberikan DLHK Aceh kepada kelompok tani berupa pemberian bibit dan bantuan biaya penanaman,” tuturnya.

Dijelaskan, pada 2017 pihaknya telah membantu 16 kelompok tani di 8 kabupaten/kota dengan jumlah bibit yang disalurkan 115.000 batang. “Untuk tahun 2018, direncanakan membantu 32 kelompok tani di 14 kabupaten,” tandas Saminuddin.

Di sisi lain, DLHK Aceh berharap masyarakat menjaga kelestarian hutan dengan tidak melakukan penebangan liar. Jika hutan lestari, maka beragam tumbuhan pun bisa tumbuh dengan baik, termasuk jernang yang banyak tumbuh liar. “Pencarian jernang di dalam hutan tidak mengganggu kelestarian hutan,” demikian Kepala DLHK Aceh.(sak)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved