BkkbN Aceh Sasar Pasangan Daerah Terpencil

Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BkkbN) Aceh menggelar penyuluhan dan pelayanan KB gratis

BkkbN Aceh Sasar Pasangan Daerah Terpencil
KEPALA Perwakilan BkkbN Aceh, Drs Sahidal Kastri MPd (dua dari kiri), didampingi Kepala OPD KB Aceh Tenggara, Sudirman, meninjau kelompok UPPKS Anyaman Bambu, di Desa Muara Situlen, Kecamatan Babul Makmur, Aceh Tenggara, Jumat (23/3). foto:ist 

BANDA ACEH - Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BkkbN) Aceh menggelar penyuluhan dan pelayanan KB gratis di tiga kabupaten dengan sasaran pasangan daerah terpencil dan perbatasan. Kegiatan sosial itu dari 19 sampai 23 Maret 2018 dilaksanakan di Daerah Terpencil Perbatasan dan Kepulauan (DTPK) Kecamatan Lokop, Aceh Timur, Pining, Gayo Lues dan Kecamatan Babul Makmur, Aceh Tenggara.

Kepala Perwakilan BkkbN Aceh, Drs Sahidal Kastri MPd, di Kutacane, Aceh Tenggara, Jumat (23/3) mengatakan, pentingnya perencanaan dalam keluarga dalam upaya meningkatkan kesejahteraan dan mewujudkan keluarga sejahtera dan berkualitas.

Sahidal juga menyampaikan, dalam upaya mengatur kehamilan ada beberapa jenis kontrasepsi yang disediakan pemerintah. Guna mendapatkan mutu kesehatan bayi yang optimal, lanjut Sahidal, diharapkan ibu dapat memberikan ASI eksklusif sampai 2 tahun. Hal ini, tambah Sahidal, sangat erat kaitannya dengan 1.000 hari pertama kehidupan dalam mempersiapkan generasi yang sehat.

Kabid KB dan Kesehatan Reproduksi Perwakilan BkkbN Aceh, Muhammad Razali SE menambahkan, selain penyuluhan dan pelayanan KB Gratis kepada masyarakat di Puskesmas, pada tempat yang sama juga diadakan pertemuan dengan kader KB, petugas pengelola KB, dan tim Faskes tentang upaya menjaga mutu pelayanan Kontrasepsi.

Pertemuan itu, menurut Razali, dimaksudkan agar pengelola program KB dapat memberikan pelayanan yang baik kepada akseptor dengan menyiapkan tenaga yang terampil yang memenuhi kualifikasi, sarana pelayanan yang memadai, dan proses pelaksanaan pelayanan yang sesuai dengan standar pelayanan.

Di Aceh Tenggara, Kepala Perwakilan BkkbN Aceh, kemarin, juga meninjau kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera (UPPKS) Anyaman Bambu, di Desa Muara Situlen, Kecamatan Babul Makmur. Di depan anggota kelompok UPPKS, Sahidal mengatakan, untuk mewujudkan keluarga berkkualitas harus didukung oleh beberapa faktor antara lain ekonomi keluarga.

Untuk itu, katanya, BkkbN membangun peningkatan kualitas keluarga dengan membuat konsep UPPKS. “BkkbN Aceh terus berupaya menumbuhkembangkan kelompok UPPKS di seluruh kabupaten/kota. Harapannya kelompok itu menjadi penggerak ekonomi di desa, khususnya Kampung KB. Usaha ekonomi produktif kita harapkan menjadi salah satu solusi peningkatan kesejahteraan keluarga,” pungkas Sahidal Kastri.(rel/jal)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved