Muhibussabri Ketua PDA

Tgk Muhibussabri A Wahab terpilih sebagai Ketua Umum DPP Partai Daerah Aceh (PDA) dalam musyawarah raya

Muhibussabri Ketua PDA
TGK MUHIBUSSABRI, Ketua Umum DPP PDA

* Tgk Jamaluddin Thayib Putuskan Mundur

BANDA ACEH - Tgk Muhibussabri A Wahab terpilih sebagai Ketua Umum DPP Partai Daerah Aceh (PDA) dalam musyawarah raya (MURA) di Asrama Haji, Banda Aceh, Selasa (27/3) dini hari. Posisi Muhibussabri menggantikan Tgk Jamaluddin Thayib MA.

Ini adalah ketiga kali Abi Muhib, panggilan akrab Muhibussabri menjabat sebagai ketua partai itu setelah dua kali berubah nama. Sebelumnya, partai itu bernama Partai Daulat Atjeh, kemudian berubah Partai Damai Aceh, dan terakhir Partai Daerah Aceh.

Perubahan itu terjadi karena PDA tidak memenuhi ambang batas parlemen ketika mengikuti Pemilu 2014 dan 2019. Sebelum lolos verifikasi KIP, Ketua PDA dijabat Tgk Jamaluddin Thayib. Namun saat MURA, pria asal Aceh Timur itu memilih mengundurkan diri.

Muhibussabri kepada Serambi mengatakan dalam waktu dekat akan menyusun struktur kepengurusan baru dan melanjutkan dengan melakukan konsolidasi dengan pengurus wilayah jelang Pemilu 2019. “Kita akan mempersiapkan musyawarah wilayah,” katanya.

Selain itu, dia juga akan menyusun lagi strategi-strategi pemenangan pada Pemilu mendatang serta mengevaluasi bacaleg yang telah mendaftar. Menurutnya, dibanyak wilayah di Aceh, PDA kelebihan bacaleg. “Hanya ada beberapa daerah yang bacalegnya belum lengkap,” ujarnya.

Muhibussabri yang juga anggota DPRA berharap semua kader partai untuk aktif turun ke masyarakat guna melakukan pendekatan. Jangan sampai, kata inisiator lahirnya PDA itu, masyarakat yang memilih PDA tapi tidak mengetahui apa itu PDA.

“Saya menginginkan, seberapapun dapat suara PDA, itulah orang PDA. Bukan hanya euphoria politik saja. Kita juga tidak menginginkan adanya politik uang di PDA,” pungkasnya.

Sebelumnya, PDA memberikan anggota kehormatan untuk mantan Gubernur Aceh, Dr Ir H Abdullah Puteh MSi dan Tgk H Muhammad Yusuf Abdul Wahab atau Tu Sop. Pemberian itu dilakukan setelah keduanya menjadi pembicara pada acara seminar yang digagas partai itu.

Ketua DPP PDA, Muhibussabri mengatakan keduanya dipilih sebagai anggota kehormatan karena berkontribusi pemikiran yang bagus terhadap partai dan adanya kedekatan emosional dengan partai.

“Ada beberapa anggota kehormatan PDA yang telah memberikan pemikiran untuk partai, termasuk Pak Irwandi Yusuf (Gubernur Aceh), Bupati dan Wakil Bupati Abdya, Wakil Bupati Pidie, Bupati dan Wakil Bupati Bener Meriah, serta Bupati dan Wakil Bupati Bireuen,” sebutnya.

Dia menjelaskan, para pihak yang mendapatkan kartu anggota kehormatan tidak dimasukan dalam struktural partai, tapi hanya ditempatkan sebagai Dewan Pakar Partai. “Secara lisan sudah kita sampaikan (posisi itu), dan akan kita sampaikan juga secara tertulis agar tidak ada klaim sepihak,” katanya.(mas)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help