Soal Prostitusi Online, Bupati Aceh Besar Sudah Periksa CCTV The Pade Hotel, Ini Hasilnya

Saat pelaku hendak kembali, sejumlah polisi berpakaian preman di sekitar lokasi, langsung mengamankan pelaku berikut barang bukti.

Soal Prostitusi Online, Bupati Aceh Besar Sudah Periksa CCTV The Pade Hotel, Ini Hasilnya
SERAMBINEWS.COM/ZAINAL ARIFIN M NUR
Mawardi Ali, Bupati Aceh Besar 

Diberitakan sebelumnya, pengungkapan kasus esek-esek itu berawal dari laporan yang diterima Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satuan Reskrim Polresta.

Setelah menerima laporan itu, penyelidikan pun dimulai dan petugas pun diturunkan untuk mencari nomor Hp MRS yang diduga sebagai germo dalam kasus prostitusi online itu.

Nomor Hp MRS ditemukan dan petugas yang menyamar itu pun akhirnya terlibat chatting melalui whatsapp dengan MRS.

(Baca: Ini Saran Wakil Ketua MPU untuk Mencegah Berkembangnya Prostitusi Online di Aceh)

Kesepakatan pun dicapai, setelah MRS menyebutkan tarif 'mengontrak' sebesar Rp 2 juta untuk seorang wanita.

Ini disertakan mengirimkan sejumlah foto wajah wanita-wanita yang diinginkan.

Dua petugas polisi yang menyamar itu pun memesan dua wanita dengan tarif Rp 4 juta.

Selanjutnya sesuai jadwal yang telah disepakati, pelaku MRS pun mengantar dua wanita ke hotel di wilayah Aceh Besar itu, menggunakan sepeda motor.

Lalu MRS membawa masuk kedua wanita itu ke dalam salah satu kamar hotel.

Transaksi dimulai dengan disertai penyerahan uang sebesar Rp 4 juta yang dilakukan oleh petugas yang menyamar.

Halaman
1234
Penulis: Zainal Arifin M Nur
Editor: Zaenal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved