VIDEO - Berkunjung ke Pulau Banyak, Mutiara di Samudera Hindia

Gelombang setinggi dua meter, mengaduk-aduk isi perut selama 90 menit perjalanan di salah satu perairan terganas di dunia ini.

VIDEO - Berkunjung ke Pulau Banyak, Mutiara di Samudera Hindia
Kolase Serambinews.com/Dede Rosadi/ist
Kolase foto jembatan penghubung Pulau Balai dengan Teluk Nibung, serta mercusuar di Pulau Rangit, Kecamatan Pulau Banyak Aceh Singkil 

SERAMBITV.COM, SINGKIL - Berkunjung ke Pulau Banyak, Aceh Singkil, memberikan kesan yang mendalam bagi saya.

Butuh nyali kuat untuk menjangkau kawasan kepulauan yang berjarak 26 mil laut dari lepas pantai Singkil ini.

Apalagi, saat speed boat yang kami tumpangi membelah Samudera Hindia, keadaan alam sedang tidak bersahabat.

Gelombang setinggi dua meter, mengaduk-aduk isi perut selama 90 menit perjalanan di salah satu perairan terganas di dunia ini.

(Baca: VIDEO – Beginilah Kondisi Sekarang Proyek Mercusuar di Pulau Banyak)

(Baca: Sempat Diputus Kontrak, Proyek Mercusuar Jembatan Balaibung di Pulau Banyak Dilanjutkan)

Namun, semua itu terbayar lunas saat speed boat yang membawa kami perlahan mulai memasuki perairan Pulau Balai, ibukota Kecamatan Pulau Banyak.

Kerlap kerlip lampu dari rumah-rumah warga dan perahu nelayan terlihat sangat indah di tengah gelapnya lautan.

Paginya, kami melanjutkan perjalanan mengelilingi pulau-pulau di sekitar, seperti Pulau Tuangku di Kecamatan Pulau Banyak Barat (PBB), Pulau Rangit, Pulau Tailana, serta Pulau Palambak.

(Baca: Ribuan Wisatawan dari Sumatera, Jawa, dan Eropa Padati Pulau Banyak Aceh Singkil)

(Baca: Promosikan Wisata, Selebgram Diajak ke Pulau Banyak, Aceh Singkil)

Dua pulau terakhir ini, serta beberapa pulau lainnya, seperti Pulau Sikandang dan Bangkaru, kini menjadi salah satu destinasi favorit wisatawan mancanegara.

Keindahan pantai serta sunrise dan sunset yang sangat indah, dijamin akan membuat Anda betah berlama-lama tinggal di sini.

Pulau Banyak, Kabupaten Aceh Singkil, bagaikan mutiara di tengah Samudera Hindia.(*)

Penulis: Zainal Arifin M Nur
Editor: Zaenal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved