Aceh Documentary Supervisi Tiga Film Pelajar Aceh

Aceh Documentary menyelenggarakan program Aceh Documentary Junior (ADJ) 2018 sebagai ajang kompetisi

Aceh Documentary Supervisi Tiga Film Pelajar Aceh
FAISAL ILYAS,Direktur Aceh Documentary

BANDA ACEH - Aceh Documentary menyelenggarakan program Aceh Documentary Junior (ADJ) 2018 sebagai ajang kompetisi, edukasi, dan eksebisi Film Dokumentar bagi pelajar.

Direktur Aceh Documentary, Faisal Ilyas kepada Serambi mengatakan, melalui ADJ 2018 yang bertema ‘EkspresiZ’ pihaknya ingin mengajak pelajar dan generasi muda pada umumnya agar memanfaatkan internet menjadi sesuatu yang bersifat positif.

“Ruang ekspresi ‘generasiZ’ harus bisa terjawab melalui medium film dokumenter, sebuah medium audio visual yang sangat digandrungi oleh semua elemen masyarakat saat ini,” kata Faisal.

EkspresiZ sendiri, menurut Faisal diartikan sebagai proses pengungkapan perasaan, gagasan atas sebuah fakta dan realita yang tampak dalam dunia pendidikan, sosial, budaya, lingkungan, dan kesehatan. “Melalui kaca mata pelajar yang kami kelompokkan dalam Generasi Zaman Z diharapkan muncul film-film dokumenter yang mampu mengambarkan kegelisahan mereka. Ini ruang untuk mereka menampilkan karya yang inspiratif, edukati, dan mampu mengubah perspektif,” ujar Faisal.

Rangkaian program ADJ berawal dari sosialiasi tema ide cerita, seleksi 10 tim terbaik, basic training, present forum, in house training, produksi, paska produksi hingga pemutaran.

Ide cerita yang akan diproduksi adalah film dokumenter Out of the Box, sutradara Fauzan Syam Adiya dan Naira Capah, SMAN 1 Simpang Kiri, Subulussalam.

Berikutnya, film dokumenter Nasib Miris Gasing Gayo| Julpan Hasbi Putra dan Panji Ridho Setiawan| SMKN 3 Takengon serta film dokumentet Kuningku Tidaklah Kuno| Muthiatun Nisa dan MIqbal Faruqi: SMA 1 Ingin Jaya, Aceh Besar.(nas)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved