Enam Rumah di Sukadamai Terbakar

Sedikitnya enam rumah sewa berkonstruksi kayu terbakar di Jalan Nuri Lorong Angsa, Gampong Sukadamai

Enam Rumah di Sukadamai Terbakar
Rumah berkonstruksi kayu, di Gampong Sukadamai, Kecamatan Lueng Bata, Banda Aceh, hangus terbakar, Sabtu (31/3) siang. Api juga merembes ke rumah warga di sampingnya yang berkonstruksi beton dan menghanguskan plafon rumah tersebut. 

BANDA ACEH - Sedikitnya enam rumah sewa berkonstruksi kayu terbakar di Jalan Nuri Lorong Angsa, Gampong Sukadamai, Kecamatan Luengbata, Banda Aceh, Sabtu (31/3) sekitar pukul 12.00 Wib. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun enam rumah milik Ibrahim (60), warga Ateuk Jawo, beserta satu sepeda motor hangus.

Amatan Serambi kemarin, kobaran api sangat cepat melalap bangunan kayu tersebut. Petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Banda Aceh saling membahu bersama warga sekitar dalam memadamkan api. Peristiwa itu sempat memacetkan lalu lintas di Jalan Tgk Imuem Luengbata, karena banyak pengendara yang berhenti untuk melihat kebakaran dari jalan.

Kepala DPKP Kota Banda Aceh, M Nurdin SSos, melalui Operator Pusat Data dan Informasi, Yudi SH, yang dikonfirmasi Serambi mengatakan, penyebab kebakaran diduga berasal dari kompor minyak tanah yang meledak. Saksi mata bernama Iskandar, mendapat laporan dari seorang penyewa rumah, Cut Rohani (55), yang mengaku bahwa kompornya meledak. “Api dari kompor lalu menyambar dinding rumah Cut Rohani. Dia pun panik dan meminta bantuan tetangga sekitarnya,” kata Yudi.

Warga sekitar yang menyadari bahwa rumah Rohani terbakar, lalu berusaha memadamkan api dengan alat seadanya serta menghubungi pihak pemadam kebakaran. Yudi mengatakan, informasi diterima petugas DPKP Kota Banda Aceh lewat nomor emergency (0651) 44123 sekitar pukul 12.00 WIB. Lalu Kepala DPKP Banda Aceh langsung mengerahkan petugas dan 7 armada pemadam ke lokasi. “Kami juga meminta bantuan PLN untuk memadamkan listrik di sana,” jelasnya.

Selain itu, petugas DPKP juga dibantu personel Polsek Luengbata dan Polresta Banda Aceh, Koramil, serta anggota RAPI yang memberi bantuan komunikasi dan mengatur lalu lintas di sekitar lokasi kebakaran. “Sekitar pukul 12.45 api berhasil dipadamkan dan selanjutnya dilakukan pendinginan,” imbuh dia.

Adapun lima dari enam rumah kayu milik Ibrahim disewakan kepada Cut Rohani (55), Abdul Halim (40), Surisno (44), Masrona Simbolon (55), dan Markus (29). Sementara satu rumah lagi belum ada penyewa.

Seorang warga Lamseupeung, Fendi, yang melihat kejadian itu mengatakan, petugas sempat kesulitan menjangkau lokasi kebakaran karena agak ke dalam. Dengan bantuan warga, petugas akhirnya bisa memasukkan selang ke lokasi dari dua sisi. “Tidak ada korban jiwa, tapi harta benda milik korban habis semua,” jelasnya.

Pemerintah Kota Banda Aceh melalui Dinas Sosial Banda Aceh menyalurkan bantuan masa panik kepada korban kebakaran di Gampong Suka Damai, Luengbata. Bantuan berupa sembako, selimut, perlengkapan shalat, hingga peralatan memasak dan mandi itu diserahkan Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman, Sabtu (31/3) sore.

Pada kesempatan itu, Wali Kota menyemangati para korban yang ditimpa musibah itu. Dia juga mengimbau warga kota agar lebih waspada terhadap bahaya kebakaran terutama saat cuaca panas dan angin kencang seperti akhir-akhir ini. “Untuk bantuan selanjutnya, nanti akan didata dulu oleh dinas terkait dan pihak kecamatan,” pesannya.

Hal serupa juga dilakukan Palang Merah Indonesia (PMI) Banda Aceh yang menyalurkan bantuan sembako kemarin sore. Bantuan tersebut merupakan sumbangan dari masyarakat melalui rekening PMI Peduli Sesama 7070202012 di Bank Syariah Mandiri (BSM). Ketua PMI Banda Aceh, Qamaruzzaman Hagny mengatakan, pihaknya turut berduka atas musibah itu dan berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban para korban.(fit)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help