Pemilik Surat Obligasi Pesawat di Aceh Barat Bertambah

Jumlah ahli waris yang mengantongi surat obligasi pesawat terus bertambah di Aceh Barat

Pemilik Surat Obligasi Pesawat di Aceh Barat Bertambah
Amrin Husen (78) bersama isterinya Nurjannah (70), warga Desa Peuleukung, Kecamatan Seunagan Timur, Nagan Raya, memperlihatkan surat utang obligasi yang dikeluarkan pemerintah pada tahun 1950, untuk membantu pemerintah membeli pesawat dalam rangka mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia, Jumat (30/3). 

MEULABOH -Jumlah ahli waris yang mengantongi surat obligasi pesawat terus bertambah di Aceh Barat. Setelah sebelumnya sebanyak lima orang ahli waris, kini bertambah satu orang lagi dari Desa Pasi Aceh, Kecamatan Woyla.

Informasi diperoleh Serambi kemarin surat obligasi pesawat yang terbaru dikantong Zaini cucu dari alm Seiman dengan nominal pinjaman nasional Rp 100. Sebelumnya surat obligasi di Aceh Barat dimiliki A Mukti dengan nominal pinjaman nasional Rp 4.600, Maksun Rp 4.500, Lina Rp 1.500, Tarmizi Rp 800 dan M Syakur Rp 100. Surat obligasi tersebut merupakan milik orang tua mereka yang selama ini disimpan keluarga.

Anggota DPR Aceh Zaenal Abdin kembali meminta Pemerintah Aceh segera melakukan langkah dan respons terhadap keberadaan surat obligasi tersebut. “Kami melihat Pemerintah Aceh belum cukup respons soal keberadaan surat obligasi ini,” kata anggota DPRA asal Aceh Barat.(riz)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help