Usai Operasi Katarak, Nyak Sandang Ingin Baca Al-Quran dan Beribadah ke Masjid Tanpa Dituntun

Ya, Nyak Sandang penasaran dengan wajah Presiden Joko Widodo dan ingin melihat dengan matanya sendiri pasca operasi katarak.

Usai Operasi Katarak, Nyak Sandang Ingin Baca Al-Quran dan Beribadah ke Masjid Tanpa Dituntun
Biro Pers Sekretariat Presiden
Nyak Sandang (91) saat ditunjukkan foto pertemuannya dengan Presiden Jokowi saat dikunjungi pihak Istana pada Kamis (29/3/2018) di Paviliun Kartika RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Pusat. 

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA -  Kondisi penglihatan Nyak Sandang (91) berangsur membaik usai menjalani operasi katarak di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat. 

Nyak Sandang, warga Aceh Jaya merupakan salah satu pemegang surat obligasi atau pemilik tanda bukti sumbangan untuk pembelian pesawat terbang pertama milik Republik Indonesia.

Maturidi, perwakilan keluarga Nyak Sandang, mengatakan beliau menginginkan sejumlah hal usai mampu melihat kembali.

Nyak Sandang ternyata, kata dia, menginginkan membaca Alquran dan beribadah sendiri tanpa bantuan orang lain di masjid.

"Pertama beliau ingin membaca Alquran, kemudian ingin beribadah, ingin berjalan (ke masjid) tanpa harus dituntun," ujar Maturidi, ditemui di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Pusat, Sabtu (31/3/2018). 

Baca: Gubernur dan Wagub Aceh Lepas 1.500 Peserta Marathon di Jakarta

Baca: Ribuan Peserta Fun Bike dan Fun Walk Padati Ruas Jalan Kota Blangpidie

Warga Aceh Jaya penyumbang dana untuk membeli pesawat pertama Indonesia itu juga ingin melihat langsung wajah ganteng dari Presiden Joko Widodo.

 Nyak Sandang penasaran dengan wajah Presiden Joko Widodo dan ingin melihat dengan matanya sendiri pasca operasi katarak.

Maturidi mengatakan ketika bertemu dengan Presiden beberapa waktu lalu di Istana Negara, Nyak Sandang tidak mengetahui wajah Jokowi lantaran belum melakukan operasi.

Halaman
123
Editor: faisal
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved