Dana Relokasi Warga Rantau Gedang dan Teluk Rumbia Dialihkan untuk Rehab Rumah, Warga Protes

Anggaran tersebut malah dialihkan untuk rehab rumah di desa lain yang tersebar di lima kecamatan.

Dana Relokasi Warga Rantau Gedang dan Teluk Rumbia Dialihkan untuk Rehab Rumah, Warga Protes
SERAMBINEWS.COM/DEDE ROSADI
Permukiman penduduk Rantau Gedang, Singkil, Aceh Singkil, saat terendam banjir 2017 lalu. 
Laporan Dede Rosadi | Aceh Singkil
SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Warga Rantau Gedang dan Teluk Rumbia, Kecamatan Singkil, Aceh Singkil, gagal direlokasi.
Padahal dana relokasi pembangunan rumah telah dianggarkan dalam dana alokasi khusus (DAK) Bidang Perumahan tahun 2018 sekitar Rp 5,2 miliar.
Anggaran tersebut malah dialihkan untuk rehab rumah di desa lain yang tersebar di lima kecamatan.
Masing-masing Kecamatan Singkil Utara, Gunung Meriah, Simpang Kanan, Kota Baharu dan Kecamatan Singkohor. 
Gagalnya relokasi tersebut menui protes dari warga Rantau Gedang dan Teluk Rumbia. Warga dua desa di pinggir sungai tersebut meminta DAK dikembalikan ke pusat.
"Kami minta dana dikembalikan ke pusat. Agar pusat tahu relokasi desa kami tidak jadi," kata Pukak Dragon warga Rantau Gedang, Selasa (3/4/2018).
Dragon menyatakan, dirinya tidak terima jika dana untuk desanya dialihkan ke desa lain.
"Bukan kami iri, itukan dana untuk desa kami. Minimal dibuat rehab rumah untuk desa kami atau di Kecamatan Singkil, bukan dialihkan ke kecamatan lain," ujarnya.
Penduduk Rantau Gedang dan Teluk Rumbia, diusul direlokasi, terkait rencana pembangunan tanggul pengendalian banjir sepanjang 26,5 kilometer mulai dari Desa Tanah Merah, Gunung Meriah sampai Kilangan, Singkil. (*)
Penulis: Dede Rosadi
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved