Kadis PU Aceh Singkil: Relokasi Rantau Gedang dan Teluk Rumbia Terkendala Pembebasan Lahan

Seharusnya lahan relokasi seluas 12 hektar telah selesai dibebaskan tahun 2017 lalu, namun terjadi defisit anggaran sehingga ditunda.

Kadis PU Aceh Singkil: Relokasi Rantau Gedang dan Teluk Rumbia Terkendala Pembebasan Lahan
SERAMBINEWS.COM/DEDE ROSADI
Permukiman penduduk Rantau Gedang, Singkil, Aceh Singkil, saat terendam banjir 2017 lalu. 

Laporan Dede Rosadi | Aceh Singkil

SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Kabupaten Aceh Singkil, Ir Muzni, mengatakan, penduduk Rantau Gedang dan Telul Rumbia, gagal direlokasi tahun ini karena pembebasan lahan belum selesai.

Seharusnya lahan relokasi seluas 12 hektar telah selesai dibebaskan tahun 2017 lalu, namun terjadi defisit anggaran sehingga ditunda.

Akan tetapi sebut Muzni, telah dianggarkan kembali tahun ini melalui Dinas Pertanahan Aceh Singkil. Saat ini sedang proses verifikasi di lapangan.

Baca: Dana Relokasi Warga Rantau Gedang dan Teluk Rumbia Dialihkan untuk Rehab Rumah, Warga Protes

"Selesai pembebasan, Insya Allah dana relokasinya diusulkan dianggarkan 2019," kata Muzni, Selasa (3/4/2018) menanggapi protes yang sampaikan warga Rantau Gedang dan Teluk Rumbia, terkait gagalnya relokasi permukiman mereka.

Menurut Muzni, dari pada dana alokasi khusus (DAK) Bidang Perumahan senilai Rp 5,2 miliar dikembalikan lebih baik dilakukan revisi penggunaanya.

Dari tadinya untuk pembangunan rumah swadaya di Desa Rantau Gedang dan Teluk Rumbia. Menjadi pengkatan kualitas dan rehab rumah di desa lain yang membutuhkan.

"Kalau digunakan rehab di Rantau Gedang dan Teluk Rumbia tidak memungkinkan, karena akan direlokasi dibangun rumah baru. Dari pada dikembalikan lebih baik direvisi untuk rehab rumah saudara kita yang lain toh mereka juga sangat membutuhkan," ujarnya. (*)

Penulis: Dede Rosadi
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help