Dayah Darul Munawwarah Kuta Krueng Terbitkan Buku 'Santri Bertanya, Lajnah Menjawab'

Buku yang ditulis tim lajnah Darul Munawwarah ini berisi jawaban dari kitab kuning atas berbagai masalah yang berkembang di masyarakat.

Dayah Darul Munawwarah Kuta Krueng Terbitkan Buku 'Santri Bertanya, Lajnah Menjawab'
KOLASE
Dayah Darul Munawwarah Kuta Krueng menerbitkan buku berjudul "Santri Bertanya, Lajnah Menjawab". 

Laporan Said Kamaruzzaman | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Puluhan guru dan dewan pentashih Lajnah Bahtsul Masaa-il (LBM) Dayah Darul Munawwarah Kuta Krueng, Pidie Jaya, menghadiri sidang lajnah untuk membahas isi buku perdana yang akan diterbitkan oleh tim kajian tersebut.

Sidang berlangsung di gedung utama Aula Dayah Darul Munawwarah Kuta Krueng, Pidie Jaya, Kamis (5/42018).

Adapun buku yang dibahas berjudul "Santri Bertanya, Lajnah Menjawab". Buku yang ditulis tim lajnah Darul Munawwarah ini berisi jawaban dari kitab kuning atas berbagai masalah yang berkembang di masyarakat, baik masalah klasik maupun kontemporer.

(Baca: 79 Ulama Tanah Air Hadiri Rakernas Ma’had Aly Se-Indonesia di Dayah Darul Munawwarah Pijay)

(Baca: Wagub Launching Mobile Training Unit (MTU) untuk SMK Dayah, Memiliki Keunggulan yang Berbeda)

(Baca: Masalah Bioskop di Aceh, Haji Uma: Tanyakan ke MPU dan Ulama Dayah)

Masalah yang dibahas antara lain, berkaitan dengan ibadah, mu'amalah, munakahat, dan berbagai persoalan lainnya yang terjadi di masyarakat.

Hadir dalam sidang ini antara lain, Abiya H Anwar H Usman yang juga Rais 'Am Dayah Darul Munawwarah, Abati Tarmizi Judon (Wadir II Dayah Darul Munawwarah), Ayah Zulkarnain Juned Blang Panyang (Ketua Umum Rabithah Alumni Dayah Darul Munawwarah), Abon Yunus Blang Jruen, dan beberapa pentashih dari kalangan alumni dan tim lajnah Darul Munawwarah lainnya.

"Dengan buku Ini, diharapkan masyarakat akan mendapatkan jawaban Islam atas berbagai masalah yang mereka hadapi selama ini," kata Abiya H Anwar H Usman.

Abiya juga berharap buku tersebut dapat segera dicetak dan disebarkan kepada masyarakat luas.

LBM Darul Munawwarah didirikan setahun lalu. Lembaga ini berperan menyelenggarakan kajian-kajian ilmiah membahas berbagai persoalan kontemporer dan jawaban dari perspektif Islam sebagaimana yang termaktub dalam kitab-kitab mu'tabarah para ulama.(*)

Penulis: Said Kamaruzzaman
Editor: Safriadi Syahbuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help