SerambiIndonesia/

Tukang Pabrik Sawit Meninggal Tertimbun Longsor

Amiruddin (40), tukang yang sedang membangun pabrik kelapa sawit milik PT Agra Bumi Niaga di Dusun Simpang Rambong

Tukang Pabrik Sawit Meninggal Tertimbun Longsor
Alat berat membersihkan material longsor yang terjadi di Jalan Singkil – Subulussalam 

IDI - Amiruddin (40), tukang yang sedang membangun pabrik kelapa sawit milik PT Agra Bumi Niaga di Dusun Simpang Rambong, Gampong Alur Pinang, Kecamatan Peunaron, Aceh Timur, meninggal dunia karena tertimbun longsor, Selasa (3/4) sekitar pukul 16.40 WIB.

Kapolres Aceh Timur, AKBP Wahyu Kuncoro, melalui Kapolsek Serbajadi, Ipda Ade Candra Rabu (4/4) mengatakan, seorang saksi yang merupakan teman korban, yaitu Trisna (20), warga Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, telah menceritakan penyebab tewasnya tukang pabrik sawit itu.

Dikisahkan, Amiruddin awalnya bekerja terpisah dengan pekerja lainnya. Ia menolak saat diajak temannya untuk membuka kayu mal pembuatan bak penampungan air di pabrik kelapa sawit tersebut.

Bak air itu dibuat dengan cara menggali tanah sedalam beberapa meter. “Kemudian pekerja bernama Trisna berjalan dari atas bak penampungan air itu untuk mengambil linggis yang digunakan korban. Nah, saat itulah Trisna melihat korban telah tertimbun longsoran tanah,” jelas Kapolsek Serbajadi, Ipda Ade Candra.

Kemudian, lanjut Kapolsek, Trisna dan sejumlah pekerja lainnya langsung membantu korban dari timbunan tanah tersebut dan membawanya ke Klinik Delima untuk mendapatkan pertolongan pertama. Namun, setibanya di klinik itu korban mengembuskan napas terakhir.

Mengetahui kejadian itu, sambung Kapolsek, Kanit Reskrim dan Personil Polsek Serbajadi mendatangi klinik dan menerangkan kepada keluarga korban bahwa korban perlu divisum di RSUD dr Zubir Mahmud Idi. Akan tetgapi, istri dan keluarga korban menolak hal itu dan memutuskan agar korban segera dibawa pulang ke rumahnya di Dusun Simpang Rambong, Gampong Alur Pinang, Kecamatan Peunaron, untuk difardukifayahkan.

“Selanjutnya jenazah korban dibawa ke Tanah Karo (Sumut) untuk dikebumikan di sana,” jelas Kapolsek, seraya menyebutkan, pihak keluarga korban juga bersedia membuat surat pernyataan bahwa pihak keluarga tidak bersedia divisum di RSUD dr Zubir Mahmud. (c49)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help