BPKS Akan Datangkan Jetliner

Badan Pengusahaan Kawasan Sabang (BPKS) mewacanakan untuk mendatangkan kapal Jetliner ke Sabang

BPKS Akan Datangkan Jetliner
KEPALA BPKS, Sayid Fadhil dan jajarannya mengunjungi Kantor Harian Serambi Indonesia, disambut oleh Redaktur Pelaksana (Redpel) Serambi Indonesia, Yarmen Dinamika dan Wakil Redpel, Nasir Nurdin, Jumat (6/4). 

* Layani Rute Banda Aceh-Sabang

BANDA ACEH - Badan Pengusahaan Kawasan Sabang (BPKS) mewacanakan untuk mendatangkan kapal Jetliner ke Sabang, guna melayani pelayaran Banda Aceh-Sabang. Kapal tersebut mampu berjalan lebih cepat dibanding kapal cepat atau kapal ro-ro, sehingga waktu tempuh semakin singkat.

Hal itu disampaikan Kepala BPKS Sabang, Sayid Fadhil, saat berkunjung ke Kantor Harian Serambi Indonesia Di Meunasah Mayang PA, Ingin Jaya, Aceh Besar, Jumat (6/4). Sayid ikut didampingi Wakil Kepala BPKS, Irwan Faisal, Deputi Umum, Muslem Daud, Deputi Teknik dan Pengembangan Tata Ruang, Fauzi Umar, dan sejumlah pejabat BPKS. Mereka disambut oleh Redaktur Pelaksana Serambi Indonesia, Yarmen Dinamika dan Waredpel, Nasir Nurdin.

Sayid Fadhil mengatakan, wacana mendatangkan Jetliner itu mencuat setelah ia bertemu dengan pihak PT Pelni beberapa waktu lalu di Sabang. Sehingga, untuk menindaklanjuti rencana itu, ia akan segera bertemu dengan Direktur PT Pelni Pusat. Bahkan, katanya, Gubernur Aceh juga menyetujui rencanan tersebut.

Dikatakan, kapal Jetliner itu memiliki kapasitas 600 penumpang dan 200 unit kendaraan. Kapal berbahan sintetis itu mampu berlayar dengan kecepatan 30 knot, sehingga untuk rute Banda Aceh-Sabang hanya membutuhkan waktu 25 menit.

Dia menambahkan, jika BPKS berhasil bekerjasama dengan PT Pelni untuk mendatangkan kapal itu ke Sabang. Maka rencananya akan dibuka rute Banda Aceh-Pulo Aceh-Sabang, sehingga ketiga wilayah itu akan saling terkoneksi. Jika sudah terealisasi, kapal itu juga akan berlayar pada malam hari, apalagi saat ini tidak ada pelayaran malam hari ke Sabang.

Saat ini, kata Sayid, Jetliner itu sedang parkir di Makassar. Sebelumnya, kapal yang sempat disewakan ke Sri Lanka dan melayani ke kawasan terluar Indonesia, yaitu pulau Miangas, karena masuk dalam program strategis nasional untuk menghubungkan pulau-pulau terluar. Selain itu, BPKS juga terus berupaya supaya pembangkit listrik panas bumi di Sabang segera rampung. Sehingga dapat mendukung tumbuhnya industri dan perhotelan di pulau tersebut.(mun)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help