Penyair LK Ara Baca Puisi "Bandara Rembela" Lalu Serahkan Upuh Ulen-Ulen kepada Presiden Jokowi

LK Ara juga menyerahkan kain adat Gayo "upuh ulen-ulen" kepada Presiden dan langsung dikenakan oleh Jokowi.

Penyair LK Ara Baca Puisi
IST
Penyair LK Ara menyerahkan kain adat Gayo "upuh ulen-ulen" kepada Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jumat (6/4/2018). 

Laporan Fikar W Eda | Jakarta

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Penyair LK Ara membacakan puisi berjudul "Bandara Rembele" di hadapan Presiden Joko Widodo, Jumat (6/4/2018) siang di halaman Istana Negara, Jakarta.

LK Ara juga menyerahkan kain adat Gayo "upuh ulen-ulen" kepada Presiden dan langsung dikenakan oleh Jokowi.

Penyair LK Ara diterima Presiden Jokowi bersama-sama dengan seniman dan budayawan Indonesia, antara lain Putu Wijaya, Radhar Pancadahana, Toeti Herati, Sardono W Kusumo, Butet Kertaredjasa dan lain-lain.

Dalam pertemuan itu, hanya LK Ara yang tampil membacakan puisi, dan kemudian menyerahkan puisi tersebut kepada Presiden.

(Baca: VIRAL, Video Santriwati Dayah di Aceh Baca Puisi “Sukma Fana dan Mati”)

(Baca: Unggah Foto Perempuan Bercadar Miliki 7 Lembar Obligasi, Dosen Ini Bandingkan dengan Puisi Sukmawati)

(Baca: Balas Puisi Sukmawati Soekarnoputri, Mahasiswi Bercadar Asal Aceh Kau Pikir Indah Namun Menghina)

Presiden gembira menerima "upuh ulen-ulen" dan puisi "Bandara Rembele." Kata LK Ara, Presiden Jokowi berjanji suatu saat akan membacakan puisi tersebut.

Penyair berusia 80 tahun asal Aceh Tengah ini, mengaku mendapat "undangan" hadir ke Istana Negara pada Kamis (5/4/2018), saat dirinya sedang berada di studio 5 Indosiar menyaksikan pertunjukan Nabila dalam Liga Dangdut Indonesia.

Halaman
123
Penulis: Fikar W Eda
Editor: Safriadi Syahbuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved