Ayani Hotel Diresmikan

Wakil Gubernur (Wagub) Aceh, Ir Nova Iriansyah meresmikan Ayani Hotel Peunayong, Banda Aceh

Ayani Hotel Diresmikan
WAKIL Gubernur Aceh, Nova Iriansyah didampingi istri, Dyah Erti Idawati bersama pemilik Hotel Ayani, Feriyanto dan istri Liuviana serta Consultant Hotel Ayani, Riyo Adi Wisaksono memotong pita pada acara peresmian Hotel Ayani yang berada di Jalan Ayani, Peunayong, Banda Aceh, Minggu (8/4). 

BANDA ACEH - Wakil Gubernur (Wagub) Aceh, Ir Nova Iriansyah meresmikan Ayani Hotel Peunayong, Banda Aceh, Minggu (8/4). Launching itu ditandai dengan pemotongan pita oleh Wagub dan perwakilan owner, Feriyanto, sebagai tanda mulai beroperasinya hotel bintang tiga itu.

Dalam peresmian tersebut, pihak manajemen hotel menyajikan sejumlah menu makanan yang akan tersedia di restoran hotel itu nanti. Selain itu, tamu juga diperbolehkan melihat-lihat kamar yang tersedia, yaitu kamar standar, superior, dan kamar bisnis.

Nova Iriansyah dalam sambutannya kemarin menyampaikan, bahwa kehadiran hotel mewah itu sangat membantu Pemerintah Aceh. Terutama untuk mendukung sektor pariwisata, apalagi saat ini Aceh juga gencar memajukan pariwisata. Letaknya yang sangat strategis, yaitu di jantung kota, tentu kehadirannya hotel ini bisa menjadi salah satu daya tarik bagi aktivitas bisnis di Kota Banda Aceh.

“Saya harap kehadiran Ayani Hotel menjadi pertanda meningkatnya usaha jasa dan perhotelan di daerah ini. Semoga kehadirannya mampu mendorong bangkitnya pergerakan bisnis sektor swasta di Aceh,” ujar Nova kemarin.

Ia juga meminta kepada owner Ayani Hotel agar dapat terus mengembangkan usahanya di Aceh. Bahkan ia juga meminta pengusaha lain supaya mengikuti jejak pemilik Ayani Hotel yang berani berinvestasi, sehingga bermanfaat kepada masyarakat.

Nova menambahkan, Pemerintah Aceh selalu menekankan agar peran swasta ditingkatkan dalam pembangunan aceh. Karena saat ini di Aceh, peran swasta belum optimal, tentu kondisi itu tidak sehat bagi perekonomian Aceh.

Dikatakan, hotel merupakan salah satu peluang usaha yang sangat berpotensi di Aceh, karena untuk wilayah Banda Aceh dan Sabang saja hingga saat ini masih kekurangan kamar. Alasan dikatakan berpotensi, karena tiga tahun lalu sektor perhotelan dan pariwisata berada di urutan delapan penyumbang PDRB Aceh, namun tahun lalu jadi peringkat enam dan diyakini dua tahun kedepan akan menjadi peringkat empat. Selain itu, kunjungan wisatawan ke Aceh terus meningkat setiap tahun, tahun 2016 terdapat 2,2 wisatawan yang datang ke Aceh.

Ayani hotel merupakan hotel bintang tiga di Jalan Ahmad Yani Peunayong, yang kemudian singkatan nama jalan dijadikan nama hotel. Selain kamar, hotel ini juga memiliki Magnolia Cafe yang terbuka untuk umum mulai pukul 06.00 WIB hingga 23.00 WIB. Menu makanan western hingga kopi Aceh dan akan menyediakan sejumlah paket, seperti paket ulang tahun, arisan, bridal shower, hingga baby shower.

General Manager, Ayani Hotel, Siska Febriana Aryanti mengatakan selama beberapa bulan setelah launching, Ayani hotel memberlakukan harga promo untuk setiap kamar. Ia menyebutkan bahwa hotel itu memiliki tiga tipe kamar, yaitu kamar standar bertarif Rp 595 ribu, superior Rp 695 ribu, dan bisnis Rp 795 ribu.

Secara keseluruhan, hotel itu memiliki 108 kamar, yang terbagi dalam tiga tipe, yaitu kamar standar yang berjumlah 58 unit, kamar superior yang berjumlah 25 unit dan kamar bisnis yang berjumlah 24 unit. Hotel tersebut hadir dengan sentuhan gaya urban lifestyle, sehingga setiap sudut hotel tampak ikonik dengan interior modernnya. Bahkan, Nova Iriansyah yang juga seorang arsitektur mengatakan, desain hotel itu sangat memiliki taste (rasa). (mun)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help