SerambiIndonesia/

Gawat! 1 NIK Dipakai Hingga 2,2, Juta Nomor Prabayar, Bagaimana Nasib NIK Warga Lain?

Operator telekomunikasi diminta memblokir semua nomor yang melakukan registrasi tak wajar

Gawat! 1 NIK Dipakai Hingga 2,2, Juta Nomor Prabayar, Bagaimana Nasib NIK Warga Lain?
Registrasi kartu SIM 

SERAMBINEWS.COM - Meski membantah adanya kebocoran data pribadi, Direktorat Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil (Ditjen Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) tak menampik adanya penyalahgunaan NIK (nomor induk kependudukan) dalam proses registrasi kartu SIM prabayar.

Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar Panja Pengamanan Data Pribadi Komisi I DPR RI hari ini, Senin (9/4/2018), Dirjen Dukcapil, Zudan Arif Fakrulloh, menjabarkan kejanggalan yang ditemukan dalam periode registrasi kartu SIM prabayar dari 31 Oktober 2017 hingga 28 Februari 2018.

Baca: Kemenkominfo Blokir 83 Juta Nomor Ponsel Prabayar belum Registrasi, Ini Dampaknya Setelah Dblokir

Seorang pedagang terlihat sedang registrasi SIM card di salah satu gerai di kawasan Bumi Serpong Damai, Tangerang, Banten, Selasa (7/11/2017). Pemerintah mewajibkan registrasi ulang SIM card bagi para pengguna telepon seluler hingga 28 Februari 2018 dengan memakai nomor NIK dan kartu keluarga (KK). (KOMPAS.com / ANDREAS LUKAS ALTOBELI)
Seorang pedagang terlihat sedang registrasi SIM card di salah satu gerai di kawasan Bumi Serpong Damai, Tangerang, Banten, Selasa (7/11/2017). Pemerintah mewajibkan registrasi ulang SIM card bagi para pengguna telepon seluler hingga 28 Februari 2018 dengan memakai nomor NIK dan kartu keluarga (KK). (KOMPAS.com / ANDREAS LUKAS ALTOBELI) ()

"Ada 2,2 juta nomor prabayar yang daftar pakai 1 NIK. Ini tidak langsung ditemukan dalam satu waktu, tapi dari periode awal registrasi sampai tenggat akhir," kata Zudan.

Sebanyak 2,2 juta nomor tersebut tercatat sebagai prabayar Indosat Ooredoo.

Meski nilainya paling signifikan, operator lain pun tak luput dari kasus serupa.

Baca: INFO KOMINFO: Ini Akibatnya Bila Kartu Prabayar Anda tak Registrasi Ulang

Telkomsel menghimpun 518.000-an nomor prabayar yang didaftarkan dengan 1 NIK.

Sementara itu XL ada 319.000-an, Hutchison Tri 83.000-an, dan Smartfren 146.000-an.

Dirjen Penyelenggaraan Pos dan Informatika (PPI) Kementerian Komunikasi dan Informatika ( Kominfo), Ahmad Ramli mengatakan, pihaknya mulai menindak indikasi penyalahgunaan tersebut.

Halaman
123
Editor: Hadi Al Sumaterani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help