Terbukti Mencuri 720 Kg Ikan, Nahkoda Kapal SLFA Berkewarganegaraan Myanmar Didenda Rp 200 Juta

Majelis juga menyita satu unit KM SLFA bersama perlengkapannya serta satu pukat trawl untuk dimusnahkan.

Terbukti Mencuri 720 Kg Ikan, Nahkoda Kapal SLFA Berkewarganegaraan Myanmar Didenda Rp 200 Juta
SERAMBINEWS.COM/ZUBIR
Petugas TNI-AL memperlihatkan BB kapal bersama 10 ABK WNA asal Myanmar. 

Laporan Masrizal | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Banda Aceh, Senin (9/4/2018) memvonis Win Su Htwe (20), nahkoda Kapal Motor (KM) SLFA 4935 GT.29.17 yang juga warga Myanmar dengan hukuman denda Rp 200 juta.

Win Su Htwe dinyatakan terbukti mencuri ikan di Perairan Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Indonesia, Selat Malaka sebanyak 720 kg ikan campuran bersama tiga anak buah kapal yaitu, Myo Win Aung (32), Soe Min (34), dan Moe Moe (40).

Putusan tersebut dibacakan oleh ketua majelis hakim, Faisal Mahdi SH MH dalam sidang pamungkas.

“Menjatuhkan pidana kepada terdakwa Win Su Htwe dengan pidana denda sejumlah 200 juta rupiah,” bacanya.

Baca: Kapal Buruan Interpol Ditangkap di Perairan Laut Aceh, Menteri Susi Ungkap Modus Baru Pencurian Ikan

Majelis juga menyita satu unit KM SLFA bersama perlengkapannya serta satu pukat trawl untuk dimusnahkan.

Selain itu, uang tunai Rp 2.160.000 sebagai hasil penjualan 720 kg ikan dirampas untuk distor ke kas negara.

Baca: Pencurian Ikan di Perairan Aceh Marak

Dalam pertimbangannya, majelis hakim menyatakan bahwa perbuatan terdakwa telah merugikan keuangan negara dibidang perikanan dan juga telah merusak sumber daya perikanan Indonesia.

Pembacaan vonis itu berselang dua jam setelah pembacaan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejati Aceh, Zuhri SH yang sebelumnya menuntut terdakwa Win Su Htwe membayar denda Rp 200 juta subsider enam bulan kurungan.  

Terdakwa melanggar Pasal 92 Jo Pasal 26 ayat (1) jo Pasal 102 Undang-undang RI Nomor 45 Tahun 2009 tentang Perubahan atas Undang-undang RI Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan. (*)

Penulis: Masrizal Bin Zairi
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help