Sabang Marine 2018

Catat! Ini Agenda Kegiatan dan Jadwal Khanduri Laot Festival yang Digelar di Sabang

Festival yang didukung oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan itu akan menjadi agenda rutin Kota Sabang

Catat! Ini Agenda Kegiatan dan Jadwal Khanduri Laot Festival yang Digelar di Sabang
Kapal Pesiar berbendera Bahamas, MS Seabourn Encore yang membawa ratusan turis asing bersandar di dermaga CT3, pelabuhan BPKS Sabang, Selasa (27/3) 

Laporan Muhammad Nasir | Banda Aceh

SERAMBINEWS.CIM, ABANG ‑ Sejumlah atraksi adat melaot para nelayan pesisir Aceh akan ditampilkan dalam Khanduri Laot Festival 2018, yang akan berlangsung 27 April ‑ 1 Mei 2018 di Pantai Pasiran, Kota Sabang

Festival yang didukung oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan itu akan menjadi agenda rutin Kota Sabang dalam meningkatkan kunjungan wisatawan.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Sabang, Ali Taufik melalui Kabid Kebudayaan, Ramlan Yahya mengatakan, bahwa dalam festival itu yang akan menjadi acara puncaknya, yaitu atraksi para nelayan lokal Sabang menampilkan atraksi mereka memancing dan menarik pukat.

Baca: Yacht dari Phuket dan Langkawi akan Meriahkan Sabang Marine Festival

"Jadi atraksi yang akan ditampilkan dalam festival itu merupakan gambaran tradisi sehari‑hari para nelayan Aceh selama melaut, nanti juga akan ditampilkan boat‑boat kecil yang akan menggaet boat besar" ujarnya.

Ia menambahkan, dalam kegiatan itu ingin diperlihatkan kehidupan sehari‑hari para nelayan di laut, jadi ada yang mencari ikan dengan menjaring, menombak, hingga memancing ikan.

Nanti pihak Disparbud Sabang juga akan melibatkan sekitar 20‑an nelayan setempat.

Selain itu, juga akan digelar khanduri laut di pinggir pantai.

Baca: Kapal Pencuri Ikan Buruan Interpol Ditangkap di Perairan Sabang

Karena selama ini, khanduri laot di kalangan nelayan merupakan hal yang lazim sebagai wujud syukur atas rezeki yang dilimpahkan oleh Allah SWT.

Beberapa agenda kegiatan dalam festival itu adalah atraksi adat melaot, festival kuliner khas Aceh, dan pentas pesona budaya tradisi pesisir.

Kemudian khanduri untuk aulia keramat 44 dan anak yatim, dialog panglima laot, dan pameran produk kreatifitas daerah pesisir.(*)

Penulis: Muhammad Nasir
Editor: Hadi Al Sumaterani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved