Nomadic Tourism, Gaya Berwisata Baru Akan Dikembangkan di Tiga Kabupaten di Aceh, Ini Penjelasannya

Ini merupakan gaya berwisata baru dimana wisatawan dapat menetap dalam kurun waktu tertentu di suatu destinasi wisata

Nomadic Tourism, Gaya Berwisata Baru Akan Dikembangkan di Tiga Kabupaten di Aceh, Ini Penjelasannya
SERAMBINEWS.COM/MAWADDATUL HUSNA
Aceh akan kembangkan Nomadic tourism saat dipaparkan dalam rapat koordinasi bidang kebudayaan dan pariwisata tahun 2018, di Aula Serbaguna, Kantor Gubernur Aceh, Rabu (11/4/2018) 

Laporan Mawaddatul Husna | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Dalam rangka meningkatkan kunjungan wisatawan ke Aceh, pemerintah provinsi akan mengembangkan nomadic tourism.

Ini merupakan gaya berwisata baru dimana wisatawan dapat menetap dalam kurun waktu tertentu di suatu destinasi wisata, dengan amenitas yang portable dan dapat berpindah-pindah.

Baca: Cara Malaysia Gaet 27 Juta Wisatawan

Hal ini dipaparkan Plt Kadisbudpar Aceh, Drs Amiruddin MSi dalam rapat koordinasi bidang kebudayaan dan pariwisata tahun 2018, di Aula Serbaguna, Kantor Gubernur Aceh, Rabu (11/4/2018).

Ia menyebutkan di Aceh lokasi nomadic tourism ini akan dikembangkan di kabupaten Singkil, Bener Meriah, dan Aceh Tengah.

Menurutnya, nomadic tourism yang dapat dikembangkan di tiga kabupaten itu adalah Glamour Camping (Glamping), berupa tempat camping namun dengan fasilitas akomodasi kelas bintang.

Baca: Wisatawan Mancanegara Antusias Pelajari Tarian Aceh

Glamping kini menjadi tren berlibur gaya baru diseluruh dunia dimana wisatawan ingin mendapatkan pengalaman menyatu dengan alam.

Namun tetap mendapatkan layanan akomodasi layaknya di hotel berbintang.

Halaman
12
Penulis: Mawaddatul Husna
Editor: Hadi Al Sumaterani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved