Guru SMA Berharap TPK dari APBA

Perwakilan guru SMA/SMK/MA dari Aceh Barat menemui Gubernur Irwandi Yusuf di Pendopo Gubernur

Guru SMA Berharap TPK dari APBA
IST
Guru SMAN 6 Lhokseumawe foto bersama usai menerima kado dan kue Hari Guru Nasional (HGN) dari para siswa. 

MEULABOH - Perwakilan guru SMA/SMK/MA dari Aceh Barat menemui Gubernur Irwandi Yusuf di Pendopo Gubernur, Rabu (11/4). Kedatangan mereka untuk memohon kepada Gubernur Aceh agar mengalokasikan dana tunjangan khusus (TC) atau tunjangan prestasi kerja (TPK), sebagaimana mereka peroleh selama ini sebelum kewenangan diambil-alih provinsi.

Dalam pertemuan tersebut, mereka turut didampingi pejabat dari Aceh Barat, yakni Bupati Ramli MS, Ketua Persatuan Guru Seluruh Indonesia (PGRI) Aceh Barat Husensah MPd, dan pejabat lainnya. serta sejumlah perwakilan guru SMA/SMK/MA dari Aceh Barat

Gubernur Aceh ketika menerima delegasi dari Aceh Barat didampingi Kadis Pendidikan Aceh Drs Laisani MSi serta pejabat terkait.

Sebagaimana diketahui, sejak Januari 2017, dengan berlaku Undang-undang (UU) Nomor 23/2014 tentang Pemerintah Daerah, guru SMA/SMK menjadi kewenangan provinsi.

Selain menyerahkan surat aspirasi guru, Bupati Ramli juga menyerahkan surat rekomendasi dan harapan Pemkab Aceh Barat kepada gubernur supaya diakomodir aspirasi tersebut.

Ramli MS juga menyampaikan harapan agar gubernur dapat menampung aspirasi guru SMA/SMK/MA untuk diberikan TC atau TPK melalui dana APBA. “Selama tunduk ke provinsi, guru SMA/SMK tidak mendapatkan lagi TC, sehingga bisa terjadi kesenjangan sosial sesama guru. Saat ini di Aceh Barat guru SD/SMP diberikan TC untuk memacu tugas,” tandas Ramli.

Gubernur Aceh dalam kesempatan itu mengaku sudah memahami apa yang menjadi harapan guru. Gubernur Aceh kepada tim delegasi Aceh Barat mengaku bahwa jumlah guru SMA/SMK saat ini sejak tunduk ke provinsi cukup besar, mencapai 11 ribu lebih. Pihaknya akan mempelajari terlebih dahulu aspirasi dari Aceh Barat itu.

Ketua PGRI Aceh Barat Husensah mengatakan, sejak Januari 2017 guru SMA/SMK sudah tunduk ke provinsi, sehingga TC yang selama ini pernah diterima dari dana APBK sudah dihapus, karena sudah menjadi PNS provinsi. Namun, guru SMA/SMK yang mengabdi di daerah berharap provinsi juga dapat memberikan TC/TPK kepada mereka. “Tunduk ke provinsi sejak UU Nomor 23/2014 tentang Pemerintah Daerah itu,” kata Husensah. Dikatakannya, harapan guru SMA/SMK sudah sepantasnya diakomodir oleh Gubernur Aceh Irwandi Yusuf.(riz)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help