Hari Ini Listrik Padam Sembilan Jam di Enam Kecamatan di Abdya, Ini Penyebabnya

Enam kecamatan yang terhenti suplai arus listrik tersebut adalah Kecamatan Setia, Susoh, Blangpidie, Jeumpa, Kuala Batee dan Babahrot.

Hari Ini Listrik Padam Sembilan Jam di Enam Kecamatan di Abdya, Ini Penyebabnya
ilustrasi 

Laporan Zainun Yusuf| Aceh Barat Daya

SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE – Pemadaman listrik dalam waktu yang lama kembali terjadi di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Sabtu (14/4/2018).

Dari sembilan kecamatan di kabupaten ini, enam kecamatan di antaranya akan padam total selama sembilan jam, mulai pukul 08.00 sampai pukul 17.00 WIB.

Berdasarkan pengumuman PT PLN (Persero) Rayon Blangpidie, enam kecamatan yang terhenti suplai arus listrik tersebut adalah Kecamatan Setia, Susoh, Blangpidie, Jeumpa, Kuala Batee dan Babahrot.

(Baca: Dimabuk Asmara, Dua Sejoli 14 Tahunan Daftar Jadi Calon Pengantin di KUA)

(Baca: Politisi Demokrat Ini Siap Bela Rocky Gerung Bila Benar Ada Intervensi Istana Mentersangkakannya)

(Baca: Saat Nabila Tampil, Irfan Hakim Bikin Heboh Panggung Liga Dangdut Indonesia)

Seperti biasa, pemadaman listrik seluruh desa dalam wilayah enam kecamatan tersebut sehubungan dilaksanakan pekerjaan pemeliharaan Trafo Gardu Induk (GI) Blangpidie di Desa/Gampong Gudang, Blangpidie.

“Untuk keselamatan dan keamanan pelaksanaan pekerjaan pemeliharaan trafo GI Blangpidie akan dilakukan penghentian sementara suplai arus sejak pukul 08.00 sampai pukul 17.00 WIB,” kata Manajer PLN Rayon Blangpidie, Adam Ramanditha kepada Serambinews.com.

Seperti biasa pula, Manajer PLN Rayon Blangpidie itu kembali meminta maaf atas ketidaknyamanan para pelanggan selama dilaksanakan pekerjaan pemeliharaan tersebut oleh petugas vendor PLN.

Menurut Adam, listrik akan menyala per kecamatan bervariasi, diperkirakan sebelum pukul 18.00 WIB.

Pantauan Serambinews.com, ribuan pelanggan PLN dalam enam kecamatan di Kabupaten Abdya tetap kecewa.

Mereka tidak punya pilihan lain, kecuali menerima kebijakan Manajemen PT PLN (Persero) yang sudah dilakukan berulang kali.(*)

Penulis: Zainun Yusuf
Editor: Safriadi Syahbuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help