Pelaporan Amien Rais Dinilai Tak Penuhi Unsur Pidana, Ini Alasannya

Setidaknya, ada tiga hal yang bisa dikategorikan pelaporan tersebut tidak penuhi unsur Pidana.

Pelaporan Amien Rais Dinilai Tak Penuhi Unsur Pidana, Ini Alasannya
Kompas.com/Ihsanuddin
Amien Rais 

“Dengan demikian unsur permusuhan, penyalahgunaan atau penodaan terhadap sesuatu agama sangat tidak relevan adanya dugaan pidana terhadap Amien Rais dikaitkan dengan unsur penodaan agama, seperti dimaksud Pasal 156 a KUHP,” kata dia.

Baca: Anggota Polisi Polda Sumut Nyaris Tewas Dihajar Preman, Selamat Setelah Lompat ke Sungai

Baca: Pelunasan Ongkos Naik Haji Tahap Pertama Dibuka Mulai 16 April sampai 4 Mei 2018

Dia menambahkan, apa yang diterangkan Amien Rais adalah suatu pencerahan yang dilakukan oleh seseorang cendikiawan dan akademisi yang merupakan bagian dari ilmu pengetahuan.

“Demi kepentingan umum atau publik, sehingga menghapuskan sifat pidananya. Pasal 310 ayat 3 KUHP,” tambahnya.

Sebelumnya, Pendiri Partai Amanat Nasional,  Amien Rais,  dilaporkan  atas dugaan ujaran kebencian dan penodaan agama ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu Polda Metro Jaya pada Minggu (15/4/2018). 

Amien Rais dilaporkan oleh Ketua Cyber Indonesia, Aulia Fahmi. 

Baca: Menjadi Tempat Paling Misterius di Dunia, Inilah 3 Pria yang Pernah Melintasi Segitiga Bermuda

Baca: Dokter Terawan Jalin Kerja Sama Riset dengan RS di Jerman dan Bertemu BJ Habibie, Ini Foto-fotonya

Amien diduga telah menyebarkan ujaran kebencian dan penodaan agama saat tausiyah usai mengikuti Gerakan Indonesia Salat Subuh Berjemaah di Masjid Baiturrahim, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Jumat (13/4/2018).

Halaman
123
Editor: faisal
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help