Sore Ini, Wagub Akan Lantik Sejumlah Pejabat Eselon II Pemerintah Aceh, Jumlahnya Masih Rahasia

Pelantikan akan berlangsung di Gedung Serbaguna Setda Aceh. Namun jumlah pejabat yang akan dilantik, sampai siang ini masih dirasiakan.

Sore Ini, Wagub Akan Lantik Sejumlah Pejabat Eselon II Pemerintah Aceh, Jumlahnya Masih Rahasia
Wakil Gubernur Aceh, Ir Nova Iriansyah MT. 

Laporan Herianto | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Wakil Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, Senin (16/4/2018) sore ini, dijadawalkan melantik sejumlah pejabat eselon II Jajaran Pemerintah Aceh.

Pelantikan akan berlangsung di Gedung Serbaguna Setda Aceh.

Namun jumlah pejabat yang akan dilantik, sampai siang ini masih dirasiakan.

Juru Bicara Pemerintah Aceh, Saifullah Abdulgani, yang dikonfirmasi Serambinews.com, Senin (16/4/2018) pukul 15.00 WIB, membenarkan informasi pelantikan pejabat eselon II tersebut.

(Baca: VIDEO - Temui Germo Prostitusi Online, Anggota DPR Aceh Tanya Nama Pejabat)

(Baca: Kapan Penggantian Pejabat Eselon II Pemerintah Aceh Dilakukan, Ini Penjelasan Gubernur Irwandi Yusuf)

(Baca: Terlibat Kasus Jual Beras Bantuan Bencana, Pejabat di Pidie Jaya Akhirnya Jadi Tersangka)

Tapi kepala dinas dan kepala badan mana saja yang akan dilantik tidak disebutkan, baik nama dinas dan badannya, maupun nama pejabat yang akan dilantik.

Sementara itu, informasi yang diperoleh Serambinews.com dari sumber di kalangan pemerintah Aceh, jumlah pejabat eselon II yang akan dilantik tujuh orang.

Empat orang diantaranya untuk mengisi pejabat yang sudah kosong, yaitu Kepala Dinas Perindag, Kepala Dinas Koperasi dan UKM, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, kemudian Kepala Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA).

Tiga orang lagi, Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Aceh, dan seorang asisten. Namun belum diketahui asisten yang mana.

Sumber tersebut mengatakan, pelantikan tujuh pejabat yang dilakukan pemerintah Aceh hari ini, merupakan tindak lanjut dari pernyataan Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf, sebelumnya, yang menyatakan ia akan mengisi lebih dulu jabatan yang kosong.

Setelah itu baru mengganti kepala dinas yang dinilai kinerjanya lemah.

Hal ini bertujuan agar setelah penandatangan kontrak pertama proyek APBA 2018, yang dijadwalkan pada 11 Mei 2018, pelaksanaan proyek bisa berjalan lebih lancar lagi.(*)

Penulis: Herianto
Editor: Safriadi Syahbuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help