SerambiIndonesia/

Teuku Dadek Jadi Kalak BPBA, Ini Tanggapan Relawan Bencana

"Di kalangan relawan kebencanaan, nama Teuku Dadek sudah tak asing lagi. Selama memimpin BPBD Aceh Barat,

Teuku Dadek Jadi Kalak BPBA, Ini Tanggapan Relawan Bencana
MenPAN-RB Dr Asman Abnur SE MSi menyerahkan piagam penghargaan TOP 99 Inovasi Pelayanan Publik Nasional Tahun 2017 kepada Pemkab Aceh Barat yang diterima Kepala Bappeda HT Ahmad Dadek SH, Sabtu (20/5). 

Laporan Eddy Fitriady | Banda Aceh 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Spekulasi tentang siapa yang akan menjadi Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) terjawab sudah dengan dilantiknya Teuku Ahmad Dadek SH oleh Wagub Aceh, Nova Iriansyah, di Gedung Serbaguna Kantor Gubernur Aceh, Senin (16/4/2018).

Seperti diketahui, Teuku Ahmad Dadek masuk tiga besar yang lulus seleski fit and proper test oleh Panitia Seleksi (Pansel) Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) Pemerintah Aceh.

Dua lainnya adalah Cut Syazalisma S.STP (Kalak BPBD Aceh Selatan) dan Drs Said Rasul (mantan Kalak BPBA).

Lalu, bagaimana tanggapan pimpinan organisasi, lembaga, dan aktivis kebencanaan dengan dilantiknya Camat Dadek sebagai Kalak BPBA?

Baca: Kepala BPBA Tinjau Kebakaran Lahan di Aceh Barat

"Di kalangan relawan kebencanaan, nama Teuku Dadek sudah tak asing lagi. Selama memimpin BPBD Aceh Barat, misalnya, beliau telah mengukir beragam prestasi bukan saja untuk kepentingan lokal tetapi juga nasional bahkan internasional. Ide-ide beliau menjadi referensi dan sekaligus inspirasi di bidang penanggulangan bencana," begitu tanggapan Ketua Forum Pengurangan Risiko Bencana (Forum PRB) Aceh, Nasir Nurdin.

Nasir yang juga ketua organisasi relawan komunikasi Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Aceh mencatat sejumlah prestasi Dadek, di antaranya pernah menjadikan BPBD Aceh Barat sebagai BPBD terbaik se-Indonesia yang ditetapkan oleh Kepala BNPB, Letjen Syamsul Ma'arif pada 2012. Tak tanggung-tanggung, Dadek memenangkan tiga kategori dari 12 kategori yang dipertandingkan yaitu juara II tanggap darurat nasional, juara I pra-bencana tingkat nasional, dan juara I kesiapsiagaan nasional.

Teuku Dadek yang juga pernah bergabung sebagai wartawan Serambi Indonesia juga dikenal aktif dalam proses rehab rekons di Meulaboh yang dimulai dari dia menjabat camat bahkan sempat digelar sebagai fixer man oleh Banda UN karena berhasil melakukan konsolidasi rehab rekons dengan LSM internasional sehingga mereka dengan rela mau membangun rumah di Aceh Barat tipe 45 dari 36 M2 yang diwajibkan BRR.

"BPBA memerlukan sosok-sosok yang selalu siap, sigap, tanggap, dan terukur saat menghadapi berbagai kondisi terburuk. Kunci kekuatan itu ada pada koordinasi dan sinergitas dengan berbagai unsur, termasuk dengan organisasi dan relawan kebencanaan. Dari apa yang saya lihat dan catat selama ini, saya pikir Teuku Dadek memiliki kemampuan untuk itu," demikian Nasir Nurdin menanggapi sosok yang juga mantan wartawan dan editor Serambi Indonesia ini. (*)

Penulis: Eddy Fitriadi
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help