Wakil Ketua DPR-RI dan Komisi II Dukung Penolakan Perpanjangan HGU PT CA

"Patut kita apresiasi. Dengan semangat ini, kita akan melakukan dengar pendapat dengan menteri agraria dan BPN,"

Wakil Ketua DPR-RI dan Komisi II Dukung Penolakan Perpanjangan HGU PT CA
ist
Wakil Ketua DPR-RI memberi pernyataan kepada wartawan seusai menerima Bupati Abdya, Akmal Ibrahim SH, Ketua DPRK Abdya, Zaman Akli, wakil ketua DPRK Abdya, Romi Syah Putra dan ketua dan anggota Pansus DPRK Abdya, serta para keuchik di kawasan area HGU PT CA, Senin (16/2/2018) di ruang kerjanya. 

Salah satu yang dilanggar, tambahnya, tentang kewajiban PT CA yang harus membuat plasma 20 persen dari HGU yang diberikan, hingga HGU berakhir, kewajiban yang diatur dalam Undang-Undang itu, tak kunjung dipenuhi.

"Kita akan melihat lagi data-data yang sudah kita terima. Kita akan melihat pelanggaran-pelanggaran apa yang sudah ditabrak, dengan itu semua, kita bisa menjadikan untuk melakukan proses selanjutnya," tegas politisi PKB itu.

Baca: Ketua DPRK Abdya: Kembalikan HGU PT CA kepada Rakyat

Bahkan, tambahnya, pihaknya akan memanggil Menteri Agraria dan Tata Ruang dan Badan Pertanahan Nasional (ATR dan BPN), guna mengetahui secara lengkap terhadap masalah yang sedang terjadi di Abdya.

"Tujuannya, kita bisa mengambil langkah yang lebih tepat," sebutnya.

Meski begitu, Ninik sapaan Nihayatul Wafiroh, mendukung langkah Bupati dan Gubernur Aceh area PT CA itu dikembalilan untuk rakyat dan dijadikan sawah baru, guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Karena, tanah negara harus bisa mensejahterakan masyarakat, harus berproduksi dengan baik yang bisa memberikan manfaat kepada masyarakat," ungkapnya.

Menurutnya, dalam Undang-Undang pertanahan sudah diatur, konsekuensi kepada perusahaan yang telah menelantarkan tanah tanpa memanfaatkan dengan baik.

"Itu sudah ditelantarkan selama 30 tahun, kita akan melihat lagi. Apalagi sudah adanya surat dari Gubernur dan Bupati untuk tidak diperpanjang lagi. Saya pikir ini sudah klimaks, bahwa pemangku daerah memang sudah tidak ingin PT ini melanjutkan kontraknya, dan supaya HGUnya dicabut," pungkasnya.

Dalam kesempatan itu, Bupati Abdya, Akmal Ibrahim SH jika HGU PT CA tidak diperpanjang, maka bekas area PT CA tersebut akan dijadikan sawah baru untuk masyarakat. Langkah itu dilakukan dalam rangka mendukung Nawacita Presiden RI Joko Widodo, tentang peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pertanian.

Halaman
123
Penulis: Rahmat Saputra
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help