Abusyik Somasi Partai Gerindra Pidie

Bupati Pidie, Roni Ahmad atau Abusyik melayangkan somasi terhadap Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Pidie

Abusyik Somasi Partai Gerindra Pidie
Abusyik

SiGLI - Bupati Pidie, Roni Ahmad atau Abusyik melayangkan somasi terhadap Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Pidie. Somasi dilayangkan karena nama Roni Ahmad dicatumkan sebagai Ketua Dewan Penasihat DPC Partai Gerindra Pidie sebagaimana SK Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra Nomor 02-0086/KPTS/DPP-Gerindra/2018 dimana susunan personalianya dilantik pada 14 Maret 2018.

Penasihat Hukum Roni Ahmad, Muharramsyah MH kepada Serambi, Senin (16/4) membenarkan pihaknya melakukan somasi terhadap DPC Partai Garindra Pidie berdasarkan alasan hukum yang berjumlah enam poin. Alasan hukum tersebut yaitu DPC Partai Gerindra Pidie telah melakukan pelantikan personalia pada 14 Maret 2018 dan saat pelantikan dibacakan SK DPP Partai Gerindra di mana nama Roni Ahmad tertera sebagai Ketua Dewan Penasihat DPC Partai Gerindra Pidie.

Alasan hukum selanjutnya bahwa pencatutan nama Roni Ahmad merupakan tindakan tidak etis dan melanggar hukum karena tidak adanya pemberitahuan dan persetujuan dari yang bersangkutan.

Roni Ahmad telah dirugikan di mata rakyat, baik sebagai pribadi maupun sebagai Bupati Pidie yang terpilih melalui jalur perseorangan karena Bupati Pidie bukan milik kelompok melainkan milik masyarakat Pidie.

“Kami minta DPC Gerindra Pidie segera mengeluarkan nama Roni Ahmad sebagai ketua penasihat dalam susunan personalia DPC Partai Gerindra Pidie,” tegas Muharramsyah dalam alasan hukum pada poin kelima.

Ia menambahkan, dalam waktu 7x24 jam terhitung terbitnya surat somasi pada 27 Maret 2018, maka nama Roni Ahmad harus dihapus dalam SK DPP Gerindra. “Jika Partai Gerindra Pidie tidak mengindahkannya, maka akan ditempuh upaya hukum baik secara perdata maupun pidana,” demikian Muharramsyah.

Sekretaris DPC Partai Gerindra Pidie, Masrul Junaidi ST kepada Serambi membenarkan di dalam susunan pengurus DPC Partai Gerindra Pidie tercantum nama Roni Ahmad sebagai Ketua Dewan Penasihat DPC Partai Gerindra Pidie.

Menurut Masrul, DPC Partai Gerindra Pidie telah mengubah SK kepengurusan DPC sesuai surat Nomor AC-18/03-023/A/DPC-Geridra/2018. Dalam surat tersebut nama Roni Ahmad sudah dihapus. Posisinya digantikan oleh H Syah Umar.

Masrul menjelaskan, persoalan yang terjadi di tubuh DPC Partai Gerindra Pidie merupakan dinamika politik. Artinya tidak perlu dicari siapa yang salah atau yang benar. “Yang pasti kami telah menjawab somasi yang dilayangkan Roni Ahmad. Nama Roni Ahmad tidak ada lagi dalam kepengurusan Partai Gerindra Pidie,” pungkasnya. (naz)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help