Pameran MTsN 2 Fair di Pidie Jaya Dimulai, Ini Harapan Kemenag dan Disdik

Lewat ajang Fair ini tentunya membangun semangat juang para siswa dalam melahirkan karya seni dan kreasi.

Pameran MTsN 2 Fair di Pidie Jaya Dimulai, Ini Harapan Kemenag dan Disdik
SERAMBINEWS.COM/IDRIS ISMAIL
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Pidie Jaya, Drs H Ilyas Muhammad MA (dua kanan) mencoba pengoperasian alat berat mainan jenis beko hidrolit dan kamera mainan hasil karya kreasi siswa pada ajang MTsN 2 Fair pertama, Selasa (17/4/2018). 

Laporan Idris Ismail | Pidie Jaya

SERAMBINEWS.COM, MEUREUDU - Ajang MTsN Fair pertama di Pidie Jaya (Pijay) dimulai yang dikonsentrasikan di MTsN 2 Pijay yang dibuka langsung oleh Kementerian Agama (Kemenag) bersama Dinas Pendidikan (Disdik), Selasa (17/4/2018).

Ajang itu diisi dengan empat kegiatan yang diikuti oleh ratusan siswa se-Pijay.

Kepala Kantor Kemenag Pijay, Drs H Ilyas Muhammad MA bersama Kadisdik Saifullah MPd kepada Serambinews.com, usai membuka kegiatan MTsN 2 Fair mengatakan, ajang kegiatan MTsN Fair ini memberi dampak besar dalam merubah kreasi para siswa baik dalam bidang seni dan kreasi.

"Program MTsN Fair ini dapat diteruskan kepada sekolah-sekolah lain dalam memberikan motivasi bagi para siswa," sebut Ilyas Muhammad.

Baca: Mau ke Pameran Pendidikan Eropa? Ini Caranya!

Lewat ajang Fair ini tentunya membangun semangat juang para siswa dalam melahirkan karya seni dan kreasi yang menjadi impian dari semua pihak.

Dari hasil kreasi yang ditampilkan baik dalam bidang kuliner, berbagai souvenir rumah tangga dari limbah bekas plastik dan kertas, serta mainan anak-anak.

Sehingga dengan sendirinya masyarakat dapat menilai dari kualitas seni dan kreasi lewat ajang pameran yang diselenggarakan selama satu hari penuh.

"Semua kegiatan MTsN Fair ini turut melibatkan dewan juri yang menilai semua hasil tanpa memihak sedikitpun, karena sang juara akan dibawa ke tingkat kabupaten dan provinsi," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Disdik Pijay, Saiful Rasyid MPd kepada Serambinews.com, mengapresiasi gagasan MTsN Fair yang pertama karena mampu memotivasi para siswa untuk tampil dalam mewujudkan kreasi baik seni drama kolosal.

"Tari maupun kreasi hasil karya buah tangan dari barang bekas menjadi wujud karya ulang dapat digunakan sebagai souvenir berharga," katanya. (*)

Penulis: Idris Ismail
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved