Opini

Reformasi ‘Aceh Carong’

DALAM visi dan misi Pemerintah Aceh, Gubernur Irwandi Yusuf mencanangkan tiga program utama terkait

Reformasi ‘Aceh Carong’

Menurut saya, itu bukanlah program cet langet, tetapi cita-cita mulia dan harapan, agar suatu saat nanti paling tidak maskapai penerbangan jamaah haji Aceh diterbangkan oleh pilot-pilot yang merupakan putra-putri Aceh sendiri. Jadi, Bapak Gubernur maju terus dan kesampingkan suara-suara sumbang jika ada.

Di bidang pendidikan tinggi juga Pemerintah Aceh kiranya perlu mendorong agar kampus-kampus yang berbasis pendidikan vokasi semakin meningkatkan kualitas proses dan kualitas lulusannya. Bahkan, Gubernur Aceh harus memberikan perhatian yang lebih besar untuk memberdayakan sekolah-sekolah vokasi, baik dalam pengadaan laboratorium, alat-alat praktikum, meningkatkan kompetensi keahlian guru/dosen vokasi.

Memperbanyak sekolah-sekolah kejuruan, mendorong dibukanya jurusan-jurusan baru yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan realitas saat ini. Mendorong kerjasama pihak sekolah dengan dunia industri nasional bahkan luar negeri dalam bidang akademik, pemagangan dan penempatan kerja. mendirikan politeknik-politeknik bidang khusus dan lain sebagainya.

Kemenristek Dikti sendiri memasuki era revolusi industri 4.0 (generasi keempat) telah menetapkan pembenahan pendidikan vokasi menjadi satu strategi menekan potensi meningkatnya pengangguran terdidik (Media Indonesia.com). Menristek Dikti mengatakan, “negara bisa maju karena politeknik (pendidikan vokasi) negara mana pun di dunia. Saya ingin menjadikan politeknik garis depan dalam perekonomian Indonesia”. Dengan kata lain negara maju sedikit pengganggurannya. Dan sayangnya selama ini institusi pendidikan kita lebih banyak melahirkan SDM yang tidak punya skill (keahlian) sehingga mereka menganggur.

Oleh karena itu, saya berharap kepada Gubernur Aceh agar konsep Aceh Carong dapat mengusung paradigma baru dengan perspektif yang unik, memenuhi ekspektasi para praktisi pendidikan dan pengguna lulusan. Sehingga siswa-siswi yang dilahirkan oleh program Aceh Carong hendaknya adalah mereka yang mampu memberikan manfaat dan berdampak positif bagi kemajuan Aceh di masa mendatang. Sehingga apa yang dikhawatirkan oleh saudara Affan Ramli tidak terjadi. Akhirnya semoga seluruh program dalam rencana kerja Gubernur Aceh dalam konteks Aceh Carong dapat terwujud dan terealisasi. Semoga!

* Hamdani, SE., M.Si., Staf Pengajar pada Politeknik Kutaraja, Banda Aceh. E-mail: hamdani@poltekkuraja.ac.id

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help