Laporan tak Sesuai, DPRA Siap Membantu

MENANGGAPI masih minimnya barang yang bisa diangkut dari Pelabuhan Krueng Raya ke luar Aceh, GM PT Pelindo

Laporan tak Sesuai,  DPRA Siap Membantu
Wakil Ketua I DPRA, Sulaiman Abda saat meninjau di Depo Pertamina di Krueng Raya, Aceh Besar, Senin (4/7). SERAMBI/HERIANTO 

MENANGGAPI masih minimnya barang yang bisa diangkut dari Pelabuhan Krueng Raya ke luar Aceh, GM PT Pelindo Pelabuhan Malahayati Krueng Raya, Sam Arifin Wiwi mengatakan untuk mengantisipasi masalah itu, pihaknya sudah meminta bupati/wali kota di Aceh untuk mengajak pedagangan yang mau menjual barang ke pulau Jawa agar menggunakan kapal laut melalui Pelabuhan Malahayati.

“Para bupati dan pejabat di kabupaten/kota dalam pertemuan rapat koordinasi terkait perdagangan dalam negeri dan luar negeri, melaporkan bahwa jenis barang dari Aceh yang bisa dibawa ke Jakarta dan ekspor cukup banyak, seperti kopi, kakao, pinang, kelapa, CPO dan lainnya. Tapi faktanya, barang yang mau diangkut sangat minim, tidak sampai 50 kontainer yang sudah disiapkan perusahaan jasa pengiriman. Kami juga jadi binggung dibuatnya,” ujar Sam Arifin.

Sedangkan Ketua DPRA, Sulaiman Abda meminta GM PT Pelindo Pelabuhan Malahayati tidak boleh cepat pasrah terhadap kondisi selama ini, tapi terus cari cara agar aktivitas keluar masuk barang ke dan dari pelabuhan tersebut bisa meningkat. “DPRA siap membantu dan akan memfasilitasinya. Tolong libatkan Anggota DPRA dalam setiap rapat koordinasi untuk peningkatan volume barang ke luar,” pinta Sulaiman. (her)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help