Pernikahan Putri Gubernur Aceh

Ibu Kandung dr Latifa Dara Metuah tak Bisa Membendung Air Mata

Erita benar-benar tak bisa membohongi hatinya yang berbaur rasa. Ia menangis, ia juga bahagia.

Ibu Kandung dr Latifa Dara Metuah tak Bisa Membendung Air Mata
Kolase Serambinews, Nani HS/BUDI FATRIA

Faktanya, lagi-lagi yang menyaksikan menyeka-nyeka mata masing-masing.

Giliran berjabat kepada Teguh, sang abang mengulas senyum bagi adik terkasih, seperti membangun ketegaran bagi keduanya.

Namun, tiba bersalam takzim kepada ayahanda Irwandi Yusuf, Dara juga tak bisa menahan gejolak di dada.

Ia pun menghambur ke pelukan sang ayah. Seperti dua insan yang mengahadapi sebuah perpisahan yang tak terelakkan.

Yang terakhir disalami Dara dari pihak keluarganya sendiri adalah sang mama, Darwati A Gani.

Anda bisa membayangkan bukan? Keharuan tumpah lagi.

Ada cium di kening dan pelukan lagi.

Begitupun ketika sampai kepada ayah mertua.

(Baca: Niat Buang Sial, Wanita Setengah Baya Rugi Rp 500 Juta)

Dan, saksi bisu kesakralan ini adalah semua tanaman, sebuah pohon beringin besar, kolam renang mini biru nan memancarkan cahaya perak diterpa mata hari pagi, properti pelaminan dalam warna keperakan dipadu hiasan daun-daun imitasi yang hijau, yang berada di halaman belakang rumah tak begitu luas di Jalan Salam No.20 Lampriek, Kuta Alam, Banda Aceh.

“Alhamdulillah sudah selesai,” ucap salah seorang perempuan kerabat keluarga mempelai wanita yang khusus datang dari Kabupaten Bireuen.

Lalu apa ada lagikah ragam keharuan membuncah, ketika berlangsung prosesi upacara adat menuju pelaminan utama yang lebih gebyar dari tiga pelaminan pendamping yang kecil-kecil? Ikuti liputannya Pernikahan Putri Gubernur Aceh, di Serambinews.com, Serambi On TV, dan Serambi Indonesia (edisi cetak).(*)

Penulis: Nani HS
Editor: Zaenal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help