Pemko Lhokseumawe Masih Laksanakan Cambuk di Halaman Masjid, Ini Kata Sekda Bukhari AKS

Pemko Lhokseumawe tidak melaksanakan uqubat cambuk di lembaga pemasyarakatan (LP) sesuai Pergub Nomor 5 Tahun 2018, karena pihak LP belum siap.

Pemko Lhokseumawe Masih Laksanakan Cambuk di Halaman Masjid, Ini Kata Sekda Bukhari AKS
SERAMBINEWS.COM/SAIFUL BAHRI
Dua terpidana zina dicambuk masing-masing 100 kali di halaman Masjid Agung Islamic Center Lhokseumawe, Kamis (26/4/2018). 

Laporan Saiful Bahri I Lhokseumawe

SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE – Dua warga Lhoksuemawe, Basyarullah dan Halimah yang terjerat perkara jarimah zina, Kamis (26/4/2018) dicambuk di halaman Masjid Agung Islamic Center.

Masing-masing terpidana dicambuk sebanyak 100 kali.

(Baca: Disaksikan Ratusan Warga, Terpidana Zina Dicambuk 100 Kali di Halaman Masjid Agung Lhokseumawe)

(Baca: DPRA Segera Gugat Pergub APBA 2018 dan Pergub Jinayah ke Mahkamah Agung)

(Baca: LIVE - Aktivis Ormas dan OKP Demo Tolak Pergub Cambuk di Depan Kantor Gubernur)

Sementara itu, saat ditanyai kenapa Pemko tidak melaksanakan uqubat cambuk di lembaga pemasyarakatan (LP) sesuai Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 5 Tahun 2018, Sekda Kota Lhokseumawe Bukhari AKS mengatakan, pihak LP belum siap.

“Kita masih harus tetap melaksanakan di tempat terbuka, bukan di LP sebagaimana diatur dalam Pergub Aceh Nomor 5 Tahun 2018, karena pihak LP yang belum siap. Sudah kita surati pihak LP. Tapi balasan surat, pihak LP tak bisa menyediakan tempat, karena belum adanya petunjuk teknis dari Kanwil," kata Bukhari.(*)

Penulis: Saiful Bahri
Editor: Safriadi Syahbuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved