Luar Negeri

Ketegangan Mencair, Konglomerat Korsel Bergerak Cepat Tinjau Peluang Investasi Di Korea Utara

Ketiga perusahaan besar itu disebut secara aktif mencari peluang investasi yang bisa datang dari pertemuan puncak terakhir.

Ketegangan Mencair, Konglomerat Korsel Bergerak Cepat Tinjau Peluang Investasi Di Korea Utara
Kim Yo Jong (kiri), saudari dan penasihat pemimpin Korea Utara Kim Jong Un (tengah), membawa buket bunga, saat Presiden Korea Selatan Moon Jae-in (kanan) berpose bersama anak-anak di Panmunjom, Jumat (27/4/2018).(AFP/Korea Summit Press Pool) 

SERAMBINEWS.COM, KOREA SELATAN - Konglomerat Korea Selatan langsung bergerak cepat meninjau peluang investasi yang mungkin bisa dilakukan di Korea Utara, pasca mencairnya hubungan dingin antara kedua negara dengan kecepatan waktu yang sangat dramatis.

Selama beberapa tahun terakhir, para konglomerat telah memangkas investasi dan tenaga kerja yang terkait dengan proyek yang difokuskan pada pasar Korea Utara.

Hal itu karena ketegangan yang meningkat antara kedua negara yang mencapai puncaknya setelah serangkaian uji coba rudal jarak jauh dan nuklir oleh rezim Kim Jong Un di Pyongyang.

Baca: Kim Jong-un Menoreh Sejarah, 13 Fakta Korea Utara Ini Belum Banyak Diketahui

Baca: Kisah Ki Joko Bodo Melepas Ilmu Gendam Putih Yang Menjadi Kesaktian Andalannya

Dikutip dari laman The Investor, Sabtu (28/4/2018), perselisihan retoris antara Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump juga makin 'menyulut api'.

Tentu saja itu makin memperburuk hubungan antara Seoul dan Pyongyang.

Namun pertemuan di garis perbatasan gencatan senjata di Desa Panmunjeom antara Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un dan Presiden Korea Selatan Moon Jae In membuat peluang investasi menjadi mungkin.

"Karena (pertemuan) dua Korea itu mengisyaratkan secercah harapan untuk perbaikan dalam hubungan bilateral pada awal tahun ini, konglomerat mulai melakukan reorganisasi tim mereka untuk mempersiapkan perkembangan masa depan," kata Jung Seong Jang, Kepala lembaga riset Sejong Institute kepada The Investor.

Baca: Kisah Korban Ledakan Sumur Minyak - Hasbuh tak Kuasa Menolong Istri yang Terbakar di Depan Mata (1)

Halaman
123
Editor: Amirullah
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved