26 Pengungsi Afghanistan di Medan belum Direlokasi, ACT Dirikan Dapur Umum

Dapur umum ini didirikan di aula masjid dan sudah beroperasi sejak kemarin. ACT juga berpartisipasi dalam memberikan obat dan tim medis.

26 Pengungsi Afghanistan di Medan belum Direlokasi, ACT Dirikan Dapur Umum
SERAMBINEWS.COM/RAHMAD WIGUNA
Aktivitas pengungsi Afghanistan di Masjid Jami' Belawan, Sumut, Senin (30/4/2018). Sejak kemarin, ACT mendirikan dapur umum untuk memenuhi kebutuhan logistik 26 pengungsi asal Afghanistan. 

Laporan Rahmad Wiguna | Sumatera Utara

SERAMBINEWS.COM, MEDAN – Aksi Cepat Tanggap (ACT) Sumatera Utara mendirikan dapur umum di Masjid Jami’ Medan Belawan, sebagai langkah memenuhi kebutuhan logistik para pengungsi Afghanistan.

Dapur umum ini didirikan di aula masjid dan sudah beroperasi sejak kemarin. Selain mendistribusikan bahan makanan, ACT juga berpartisipasi dalam memberikan obat dan tim medis.

“Atas rasa kemanusiaan dan persaudaraan sesama muslim, kami tergerak untuk berpartisipasi langsung dalam memberikan bantuan,” kata Marketting Communication & PR ACT Regional Sumut, Ilham Moehammad, Senin (30/4/2018).

(Baca: Bom Mobil Taliban Meledak di Ibu Kota Afghanistan, Dua Orang Tewas dan 4 Lainnya Luka-luka)

(Baca: Bom Bunuh Diri Guncang Afghanistan, Tujuh Orang Tewas dan 7 Lainnya Luka-luka)

(Baca: 2,5 Juta Warga Afghanistan yang Mengungsi ke Pakistan Terancam Dideportasi, Ini Sebabnya)

Sedikit berbeda dengan aktivitas dapur umum lainnya, kali ini ACT mengajak langsung pengungsi untuk berbelanja logistik di pasar.

“Pola makan kita dengan mereka beda, jadi kita persilahkan mereka pilih sendiri bahan makanan yang akan dimasak,” ujarnya.

Diketahui, sebanyak 26 pengungsi Afghanistan yang tidak tertampung di Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Belawan hingga kini masih ditampung di Masjid Jami’.

Keberadaan mereka ditemukan pengurus Kesatuan Aksi Umat Muslim (Kaumi) ketika akan mendata jumlah pengungsi di Rudenim untuk program bantuan puasa.(*)

Penulis: Rahmad Wiguna
Editor: Safriadi Syahbuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help