Tafakur

Mendidik Akhlak

Dan hendaklah orang-orang takut kepada Allah, bila seandainya mereka meninggalkan anak-anaknya

Mendidik Akhlak

Oleh: Jarjani Usman

“Dan hendaklah orang-orang takut kepada Allah, bila seandainya mereka meninggalkan anak-anaknya dalam keadaan lemah, yang mereka khawatirkan terhadap (kesejahteraan) mereka. Oleh sebab itu, hendaklah mereka bertakwa kepada Allah dan mengucapkan perkataan yang benar” (QS. An Nisaa’: 9).

Islam mewajibkan pendidikan bagi anak-anak, agar tidak menjadi generasi yang lemah. Seseorang anak bisa lemah dalam beribadah karena kurangnya pengetahuan agama, dan lemah dalam mencari nafkah karena kurangnya kemauan belajar ilmu yang bermanfaat untuk hidup. Kelemahan lain adalah kelemahan akhlak.

Pengetahuan yang banyak yang disuplai kepada anak-anak tidak akan bernilai pendidikan, bila gagal mengedepankan akhlak dalam hidup ini. Orang pintar akan bisa menjadi koruptor dan penyeleweng bila tidak berakhlak. Apalagi telah terbukti betapa banyak orang pintar secara ilmu, menjadi koruptor dan dipenjarakan. Demikian juga, anak-anak yang tak mau mencari pengalaman mencari nafkah di jalan yang benar, akan bisa tergelincir ke jalan yang keji.

Lebih lanjut, anak-anak yang pintar tetapi berakhlak buruk tidak akan menjadi sumber pahala bagi orang tua yang meninggal dunia. Mereka akan menjadi petaka bagi orang tuanya, karena akan ditagih peran orang tuanya. Sedangkan anak-anak yang pandai dan berakhlak mulia akan pandai dan mau mengingat dan mendoakan orang tuanya. Kalau bersedekah untuk orang tuanya yang telah meninggal dunia, akan menyedekahkan dari yang baik-baik.

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help