Otomotif

Oli Berwarna Hitam Tak Selamanya Dianggap Buruk

Tiap merek oli mesin memiliki warna yang berbeda-beda. Beberapa ada yang merah, biru tua, sampai ada yang kuning keemasan.

Oli Berwarna Hitam Tak Selamanya Dianggap Buruk

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Pernah enggak, memperhatikan warna oli yang beredar di pasaran?

Tiap merek oli mesin memiliki warna yang berbeda-beda. Beberapa ada yang merah, biru tua, sampai ada yang kuning keemasan.

Lantas apa maksud sebenarnya dari warna pada pelumas tersebut.

Apakah menandakan kandungan kualitas, viskositas pelumas, atau hal lainnya.

Dian Andyasuri, Direktur Pelumas PT Shell Indonesia, mengatakan bahwa warna pada olibukan jadi indikasi atau patokan yang menandakan bahwa oli tersebut memiliki kualitas tertentu.

Baca: Ratna Sarumpaet Kritik Acara di Monas: PDIP Harusnya Malu, Kadernya Menari di Atas Kemiskinan Rakyat

Baca: Massa Kaus #2019GantiPresiden Intimidasi Wanita dan Anak di CFD Jakarta, Begini Komentar Mahfud MD

Baca: Ahmad Dhani Tidak Akan Lagi Menggunakan Kaos #2019 Ganti Presiden,’ Apa Alasannya?

"Sebenarnya tidak ada pengaruh, tapi dulu pilihan warna itu digunakan sebagai penanda saja antara oli matik dan non matik. Tapi hal itu juga tidak ada konvensi, tergantung produsen masing-masing," tambah Dian.

Dian mencontohkan, oli berwarna hitam tidak selalu menandakan bahwa oli tersebut adalah oli bekas atau sudah kotor.

Kerena memang warna oli tidak menentukan apakah pelumas tersebut masih bagus atau tidak.

"Bukan berarti bekas atau jelek, karena kalau sudah di tuang di dalam mesin misalnya, pasti saat dikeluarkan lagi oli sudah hitam. Hal tersebut wajar karena sudah tercampur dengan residu ruang mesin, tapi bukan berarti sudah jelek," tutup Dian.

Artikel ini telah tayang di otomotifnet berjudul Jangan Pandang Sebelah Mata, Oli Warna Hitam Tidak Selamanya Buruk

Editor: Amirullah
Sumber: Otomotif Net
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help