Warga Langsa Korban Trafficking Diselamatkan di Malaysia

Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Mitra Bersama dibantu Human Trafficking Malaysia atau (HTW)

Warga Langsa Korban Trafficking Diselamatkan di Malaysia

LANGSA - Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Mitra Bersama dibantu Human Trafficking Malaysia atau (HTW) dan Polisi Diraja Malaysia berhasil menyelamatkan seorang korban perdagangan manusia (human trafficking), Dahliana (19), warga Kota Langsa di negara Malaysia.

Korban diberangkatkan oleh agen TKI ilegal asal Binjai, Sumatera Utara (Sumut), Sumiati alias Atik, pada Februari 2018 dengan iming-iming dipekerjakan sebagai cleaner service. Ternyata korban diperjualbelikan ke agen TKI ilegal di Malaysia dan akhirnya dipekerjakan sebagai pembantu rumah tangga (PRT).

Ketua LSM Mitra Bersama, Syahrizal, yang menghubungi Serambi via WhatsApp (WA), Rabu (2/5) menyebutkan, pada 20 Maret lalu pihaknya mendapat pengaduan dari orang tua korban terkait kasus anaknya, Dahliana, yang diberangkatkan oleh oknum agen TKI ilegal ke Malaysia.

Sesuai laporan orang tua korban, Dahliana diberangkatkan ke Malaysia pada 4 Februari 2018 secara nonprosedural dan ia menjadi korban trafficking atas ulah agen TKI ilegal asal Kota Binjai, Sumut. “Dahliana awalnya dijanjikan akan dipekerjakan sebagai cleaner service di Malaysia,” ujarnya.

Kemudian setiba di negara jiran itu, Dahliana ternyata dipekerjakan sebagai asisten rumah tangga dan diperjualbelikan dari agen ke agen hingga ke majikan di Malaysia. Sedangkan agen atau calo yang membawa korban ke Malaysia bernama Sumiati alias Atik, beralamat di Binjai, Sumut.

Korban waktu itu di bawa ke Malaysia naik pesawat dari Bandara Kualanamu, Sumut, menuju Kuala Lumpur. Karena sadar anak mereka telah dijadikan korban perdagangan, orang tua korban pun meminta bantuan tim LSM Mitra Bersama untuk memulangkan Dahliana.

“Orang tua korban meminta pertolongan kepada kita agar anaknya itu segera bisa dipulangkan, mengingat tidak jelasnya status dan keberadaan korban di Malaysia,” sebut Syahrizal.

Menindaklanjuti persoalan itu, kata Ketua LSM Mitra Bersama, Syahrizal, pihaknya langsung bergerak ke Malaysia. Di sana ia langsung berkoordinasi dengan lembaga Human Trafficking Malaysia atau (HTM) serta Polis Diraja Malaysia bagian Siasatan Jenayah Wilayah Brickfield Kuala Lumpur.

“Laporan perkara Dahliana ini kami buat di Balai Polis Diraja Malaysia, setelah menjalani proses penyelidikan laporan dari LSM Mitra Bersama serta Human Trafficking Wacth (HTW),” sebutnya.

Syahrizal menambahkan, pada 22 April lalu, Polisi Diraja Malaysia langsung menuju lokasi tempat Dahliana ditempatkan oleh agen TKI ilegal itu, yakni beralamat di Flat Sripahang Jalan Bangsar Utama 9 Kualalumpur tingkat 12.

Halaman
12
Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help