Ikawapi Adakan Rakernas

Ikatan Wanita Pembangunan Indonesia (Ikawapi) mengadakan Rapat Kerja Nasional (Rakernas)

Ikawapi Adakan Rakernas
WAKIL Gubernur Aceh, Nova Iriansyah didampingi istri, Dyah Erti Idawati membuka Rakernas sekaligus melantik perwakilan DPD Ikatan Wanita Pembangunan Indonesia (Ikawapi) di Gedung Anjong Mon Mata, Banda Aceh, Rabu (3/5). 

BANDA ACEH - Ikatan Wanita Pembangunan Indonesia (Ikawapi) mengadakan Rapat Kerja Nasional (Rakernas), sekaligus pelantikan pengurus 25 perwakilan DPD se-Indonesia di Gedung Anjung Mon Mata, Banda Aceh, Kamis (3/5).

“Pemerintah Aceh sangat memerlukan organisasi kemasyarakatan, apalagi organisasi perempuan. Kita sedang menggalakkan ekonomi mikro, nah seperti yang saya katakan itu wilayahnya ibu-ibu, wilayahnya perempuan muda kita,” ujar Wakil Gubernur Aceh, Nova Iriansyah didampingi istri, Dyah Erti Idawati kepada wartawan usai acara.

Nova menjelaskan, pertama angka pekerja ekonomi mikro meliputi industri rumah tangga signifikan dan itu akan diintervensi oleh Ikawapi. Kedua, angka kekerasan terhadap perempuan dan anak di Aceh termasuk tinggi. Oleh karena itu, ia meminta Ikawapi proaktif menurunkan angka tersebut. Ketiga, Ikawapi diminta ikut proaktif bertanggungjawab terhadap penyalahgunaan narkoba, mengingat Indonesia sudah memasuki masa darurat narkoba.

Sementara itu, Ketua DPP Ikawapi, Prof Adjunct Marniati SE MKes dalam kesempatan yang sama mengatakan, 25 perwakilan DPD seluruh Indonesia hadir dalam Rakernas. Tujuan kegiatan tersebut adalah merancang satu program yang lebih konkret. Terkait dengan tema yang diangkat yaitu ‘Pemberdayaan Ekonomi Kebangsaan’ karena ini adalah isu sekarang, di mana perempuan bisa memainkan peran dalam pembangunan ekonomi, pendidikan, dan kesehatan.

“Untuk pemberdayaan ekonomi, konkritnya kita membuat satu strategi yang lebih kuat, mengingat sekarang revolusi industri keempat. Jadi kita tidak lagi berbicara secara konvensional, mesti memanfaatkan kecanggihan teknologi dan media, sebagai akses penjualan produk,” terang Marniati.

Sementara itu, Wali Kota Banda Aceh, H Aminullah Usman SEAk MM menerima penghargaan dari Ikawapi, berupa Ikawapi Award 2018. Aminullah terpilih untuk kategori social achievement, sebagai tokoh pemerhati olahraga dan sosial. Penghargaan tersebut diserahkan oleh Ketua DPP Ikawapi, Prof Adjunct Marniati SE MKes kepada Sekdako Banda Aceh, Ir Bahagia DiplSE yang mewakili wali kota, saat acara penganugerahan yang dirangkai dengan jamuan makan malam di Aula Gendung Mawardy Nurdin, Rabu (2/5).

Penghargaan serupa juga diberikan kepada sejumlah tokoh lainnya di antaranya, Mayjend TNI T Abdul Hafil Fuddin SH SIP MH (pemerhati masyarakat desa), Suraiya Kamaruzzaman ST MT (aktivis perempuan), Ratna Eliza SE (aktivis masyarakat miskin), dan Mr Brian Ong Pimpinan Aerosystem Shd Bhd Malaysia atas bantuan kemanusiaan kepada masyarakat Aceh.

“Kami sangat berharap Ikawapi dapat terus bersinergi secara harmonis dengan pemerintah dan mayarakat Kota Banda Aceh dalam menciptakan iklim usaha yang kondusif, yang pada akhirnya akan bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ungkap Aminullah yang diwakili Bahagia. (rul)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help