36.344 Warga belum Rekam KTP Elektronik

Sebanyak 36.344 warga dari 314.816 penduduk Bireuen yang sudah wajib mengantongi KTP elektronik

36.344 Warga belum Rekam KTP Elektronik
Istimewa
KTP palsu yang ditemukan petugas Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta dalam paket FedEx dari Kamboja berisi 36 buah KTP, 32 NPWP, sebuah tabungan BCA isi Rp 500 ribu, dan sebuah kartu ATM pada Jumat (3/2/2017). 

BIREUEN - Sebanyak 36.344 warga dari 314.816 penduduk Bireuen yang sudah wajib mengantongi KTP elektronik, hingga Jumat (4/5), belum melakukan perekaman. Sedangkan, sebanyak 2.034 orang yang sudah melakukan perekaman, kini menunggu proses cetak e-KTP di Disdukcapil Bireuen.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Kadisdukcapil) Bireuen, Drs M Jafar Madjid Masih mengatakan, banyaknya warga yang belum melakukan perekaman e-KTP karena berbagai sebab, salah satu di antaranya akibat alat perekaman di kantor camat sebagian besar rusak, sementara pengadaan perangkat baru belum bisa dilakukan.

“Dari 17 kecamatan, mungkin hanya tiga atau empat kecamatan yang alat perekamnya masih berfungsi, sedangkan lainnya rusak dan belum bisa digunakan,” ujarnya. Diimbau dia, bagi warga yang belum melakukan perekaman untuk dapat mendatangi kantor camat terdekat yang peralatan perekamannya masih berfungsi.

Menyangkut masih adanya sekitar 2.034 warga yang sudah melakukan perekaman, namun e-KTP belum dicetak, M Jafar mengungkapkan, hal itu disebabkan satu mesin cetak di Disdukcapil rusak sejak dua minggu lalu. “Ada satu unit lagi yang sebenarnya berfungsi, tapi sejak beberapa waktu lalu tidak ada persediaan tinta sehingga tidak bisa mencetak. Sekarang sudah tersedia dan mulai dapat dicetak kembali,” ulasnya.

Sementara itu, Plt Kesbangpol Bireuen, Luqman SE dalam surat edarannya ke seluruh kecamatan mengharapkan partisipasi aktif masyarakat yang belum melakukan perekaman KTP elektronik. Diterangkan dia, tidak lama lagi pemilu legislatif serentak akan berlangsung, sehingga kepemilikan e-KTP sangat penting bagi masyarakat. “Kegunaan e-KTP ini untuk memudahkan dan akuratnya data daftar pemilih sementara (DPS) dan daftar pemilih tetap (DPT) di Bireuen,” ungkapnya.(yus)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help