Prokontra Pergub APBA

Direktur LKP2A: Menggugat Pergub APBA Besar Mudharat daripada Manfaatnya

Sebaiknya DPRA mengurungkan niat untuk menggugat dan fokus saja pada fungsi pengawasan dalam pelaksanaan APBA tahun 2018.

Direktur LKP2A: Menggugat Pergub APBA Besar Mudharat daripada Manfaatnya
IST
Direktur Eksekutif Lembaga Kajian dan Penguatan Pemerintahan Aceh (LKP2A), M Amin Said. 

Laporan Masrizal I Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Wacana Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) yang ingin menggugat Gubernur Aceh dan Mendagri ke Mahkamah Agung dan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) karena mensahkan Pergub Nomor 9 Tahun 2018 Tentang APBA 2018, mendapat reaksi dari berbagai pihak.

Salah satunya dari praktisi hukum sekaligus Direktur Eksekutif Lembaga Kajian dan Penguatan Pemerintahan Aceh (LKP2A), M Amin Said SH MHum yang menyatakan wacana tersebut lebih muzaratnya dari pada manfaat.

"Gugatan yang diajukan oleh DPRA ke Mahkamah Agung tentang APBA 2018 tidak produktif bahkan lebih besar mudharat daripada manfaatnya," katanya kepada Serambinews.com, Sabtu (5/5/2018).

(Baca: Ini Dampak Bagi Rakyat Aceh Bila Gugatan Pergub APBA 2018 Oleh DPRA Dikabulkan)

(Baca: Ghazali Abbas Adan Pertanyakan Sumber Dana Gugat Pergub APBA)

(Baca: Irwandi No Comment soal Pergub APBA dan Cambuk)

Menurutnya, Pergub APBA setelah ditetapkan oleh Gubernur dalam waktu tujuh hari harus dievaluasi oleh menteri, dan bisa dibatalkan apabila bertentangan dengan undang-undang yang lebih tinggi, melanggar kepentingan umum dan melanggar kesusilaan.

Akan tetapi, jika dilihat dalam konteks saat ini, gugatan DPRA tersebut akan membawa implikasi hukum yang kontra-produktif. "Karena kalau sudah melalui jalur hukum yang ada hanya menang dan kalah," ujar Amin Said.

Kalau Gubernur menang, lanjutnya, maka akan menjadi preseden buruk ke depan dimana akan terjadi lagi Pergub APBA pada tahun berikutnya.

Halaman
12
Penulis: Masrizal Bin Zairi
Editor: Safriadi Syahbuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help