millenials

Tengok Aksi Pian, Peselancar Angin Asal Aceh dengan Sederet Prestasi

Sederet prestasi pun sudah diraihnya dengan hasil gemilang. Baru-baru ini, Pian berhasil ‘nangkring’ di peringkat kedua...

Tengok Aksi Pian, Peselancar Angin Asal Aceh dengan Sederet Prestasi
SERAMBINEWS.COM/RA KARAMULLAH

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Nama windsurfing atau selancar angin mungkin masih agak asing di telinga. Selancar berlayar ini memang belum ramai peminatnya. Selain karena peralatannya yang mahal banget, windsurfing merupakan jenis olahraga ekstrem yang menguji adrenalinmu.

Bagaimana tidak, hanya dibekali sebilah papan yang dikaitkan dengan layar, seorang windsurfer harus mampu berselancar dalam terpaan angin. Berani adu nyali?   

Namun siapa sangka, di balik nama windsurfing yang belum mentereng di Aceh, ternyata provinsi ini sudah memiliki atlet berprestasi. Sebut saja Muhammad Alfian (24), seorang windsurfer kelahiran Sabang, 30 Agustus 1994 silam ini sudah menjuarai beberapa ajang windsurfing.

Pian, begitu ia akrab disapa, menggeluti olahraga yang tergolong ekstrem ini sejak enam tahun lalu. Bukan orang baru nih!

Berawal dari hobi berselancar, cowok bertubuh atletis itu mulai terjun ke kancah profesional windsurfing dengan mengikuti kejurda, kejurnas, hingga seleksi Asian Games.

Sederet prestasi pun sudah diraihnya dengan hasil gemilang. Baru-baru ini, Pian berhasil ‘nangkring’ di peringkat kedua Kejurnas Windsurfing Sail Sabang 2017. Keren bukan?

“Kita masih jauh tertinggal dibanding daerah-daerah lain. Padahal Aceh memiliki banyak spot windsurfing bagus, salah satunya Lhoknga favorit saya,” ujar Pian sebelum beraksi di Pantai Ulee Lheue, Banda Aceh, Rabu (2/5). Sore itu, dia bersama rekannya, Yudi, unjuk kebolehan berselancar angin kepada tim Millenials di laut yang cukup tenang.

Dalam percakapan santai, Pian mengaku bahwa olahraga ini sangat bergantung pada angin. Makanya para pemain sepertinya lebih menyukai angin barat yang lebih bertenaga.

Pian Peselancar Angin-2
Pian Peselancar Angin-2 (SERAMBINEWS.COM/RA KARAMULLAH)

“Kalau anginnya kencang jadi semakin bagus, karena kita nggak perlu keluarin tenaga lebih. Kalau angin sore ini bikin lebih capek,” kata Pian terkekeh. Dia jelaskan, angin yang tenang membuat pemain harus bekerja ekstra mengibaskan layar agar tetap bisa berselancar.

Bagi cowok yang bermain di kelas Big Techno dan RS One ini, windsurfing merupakan olahraga berprestasi yang sangat pro wisata bahari. Windsurfer, lanjut dia, harus dapat menaklukkan angin dan gelombang laut secara bersamaan di bawah teriknya matahari pantai.

Halaman
123
Editor: Eddy Fitriadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved