Pelarian Wanita yang Dijuluki 'Nenek Nazi' Digagalkan Polisi Jerman, Tetap Sangkal Pembunuhan Yahudi

Dalam persidangan pada 2015, dia bersikeras jika Auschwitz tidak terbukti secara historis sebagai kamp kematian

Pelarian Wanita yang Dijuluki 'Nenek Nazi' Digagalkan Polisi Jerman, Tetap Sangkal Pembunuhan Yahudi
Foto yang diambil pada 16 Oktober 2017, saat terdakwa Ursula Haverbeck menunggu persidangan di pengadilan di Berlin. Polisi telah menahan terdakwa yang tidak menyerahkan diri setelah divonis bersalah dan dihukum dua tahun penjara.(AFP / PAUL ZINKEN) 

SERAMBINEWS.COM - Kepolisian Jerman, pada Senin (7/5/2018), berhasil menemukan dan menahan seorang perempuan berusia 89 tahun yang didakwa bersalah telibat dalam kasus Holocaust.

Ursula Haverbeck, yang dijuluki " Nenek Nazi" oleh media di Jerman, telah divonis bersalah pada persidangan pada bulan Oktober atas delapan tuduhan dan dijatuhi hukuman dua tahun penjara.

Namun dia yang diwajibkan melapor ke penjara dan menyerahkan diri untuk memulai hukumannya paling lambat pada 23 April lalu tidak hadir dan justru melarikan diri.

Baca: Joseph Goebbles, Sang Propaganda Nazi, Pembenci Yahudi dan Pengagum Hitler, Begini Akhir Hidupnya

Baca: Puluhan Ribu Neo-Nazi Jerman Unjuk Rasa di Dresden

"Setelah terpidana tidak melapor ke lembaga pemasyarakatan terkait dalam batas waktu, jaksa di Verden pada 4 Mei 2018 mengeluarkan surat perintah untuk eksekusi hukuman," kata jaksa dalam pernyataannya.

Kepolisian pun memerintahkan pencarian atas terpidana dan setelah tiga hari polisi menemukan nenek itu di kediamannya di kota Vlotho.

Demikian diberitakan DPA mengutip polisi dan jaksa.

Baca: Inilah Sniper Cantik Asal Rusia, Pencabut Nyawa 309 Serdadu Nazi

Baca: Eks Nazi Berusia 93 Tahun Didakwa Membunuh 300.000 Orang di Auschwitz

Halaman
12
Editor: Hadi Al Sumaterani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help