Harga Sawit Anjlok, Pemerintah Diminta Turun Tangan

Kondisi itu menyebabkan petani dan pengusaha perkebunan sawit tak mampu menutup biaya operasional.

Harga Sawit Anjlok, Pemerintah Diminta Turun Tangan
Tribunnews.com
ilustrasi 

Laporan Taufik Zass | Aceh Selatan

SERAMBINEWS.COM, TAPAKTUAN - Sejak beberapa hari terakhir, harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Kabupaten Aceh Selatan dilaporkan mulai anjlok.

Kondisi itu menyebabkan petani dan pengusaha perkebunan sawit tak mampu menutup biaya operasional.

Baca: Harga Sawit Anjlok di Singkil, Petani Terpukul

"Sejak beberapa hari terakhir ini harga TBS Kelapa Sawit di anjlok di level harga Rp 1.200/Kg. Kami berharap kepada Pemerintah turun tangan membantu menjaga kestabilan harga," kata Khaidir Amin SE, pengusaha perkebunan kelapa sawit di Aceh Selatan kepada Serambinews.com, Kamis (10/5/2018).

Dalam kondisi seperti ini, Ketua KADIN Aceh Selatan ini berharap kepada Gubernur Aceh melalui dinas terkait untuk segera mencarikan solusi guna menjaga stabilisasi harga TBS jelang Ramadhan.

Baca: Tauke Sawit Dapat Raskin

"Pemerintah harus menutup ruang bagi oknum-oknum atau spekulan yang mencari keuntungan pribadi tanpa memikirkan nasib petani dan pengusaha kebun," katanya menambahkan.

Kebiasaan jelang puasa harga sawit selalu anjlok. Kondisi ini disebabkan oleh Pabrik CPO membatasi pasokan TBS Kelapa Sawit dari pedagang pengumpul.

Sehingga dengan kondisi buah yang menumpuk menyebabkan petani dan pengusaha harus rela menjual dengan harga murah. (*)

Penulis: Taufik Zass
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help