Lapangan Pegayo ‘Merah’

Kampanye terbuka pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Subulussalam nomor

Lapangan Pegayo ‘Merah’
Pasangan calon Wali Kota/Wakil Wali Kota Subulussalam Asmauddin/Asmidar (HAMAS) menyapa massa pendukungnya saat kampanye akbar yang digelar, Rabu (9/5) di Lapangan Pegayo, Subulussalam. SERAMBI/KHALIDIN 

* Kampanye Terbuka HAMAS

SUBULUSSALAM - Kampanye terbuka pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Subulussalam nomor urut 3 Asmauddin-Asmidar (HAMAS), Rabu (9/5) berlangsung meriah. Lapangan Pegayo di Kecamatan Simpang Kiri seketika berubah menjadi merah oleh atribut Partai Aceh (PA) yang dibawa massa.

Pantauan Serambi, massa mulai memasuki lapangan sejak pukul 09.00 WIB setelah sebelumnya berkumpul di kantor Partai Aceh. Tak berselang lama, lapangan sudah penuh sesak oleh massa yang meneriakkan yel yel ‘Subulussalam HAMAS’.

Kemeriahan semakin memuncak begitu para juru kampanye mulai naik panggung. Mereka ada Ketua Umum DPA PA, Muzakir Manaf alias Mualem, Anggota DPD RI asal Aceh, Rafli Kande, dan mantan Bupati Abdya Jufri Hasanuddin.

Asmauddin dan Asmidar dalam kampanyenya menyampaikan sejumlah isu penting, antara lain pemberdayaan ekonomi, pendidikan, aparatur desa, dayah maupun masjid, serta isu kemiskinan. Mereka berjanji akan akan membatu modal usaha bagi para janda, aneka bantuan gratis bagi rakyat miskin, seperti elpiji 3 kg.

Asmauddin juga menyinggung ketidakharmonisan antara wali kota dan wakilnya selama ini yang telah berlangsung selama dua periode. Menurutnya, ketidakharmonisan itu menjadi tontonan tidak baik bagi masyarakat. Oleh sebab itu, jika terpilih nanti ia berjanji akan menjaga kekompakan dengan wakilnya.

“Sinergitas pimpinan itu penting. Jika pimpinan selalu gaduh, akan berdampak tidak baik terhadap perjalanan pembangunan daerah,” ucapnya.

Sementara Asmidar dalam orasinya, mengatakan akan memberdayakan kaum ibu dan janda. “Saya hadir sebagai calon wakil wali kota dari kalangan perempuan untuk mengangkat derajat, harkat, dan martabat kaum ibu dengan meluncurkan program bantuan usaha kepada janda,” teriak Asmidar yang juga istri Ketua PA Subulussalam ini.

Sementara itu Rafli Kande menyampaikan bahwa ia memiliki hubungan emosional dengan Kota Subulussalam. Hal itu pula yang membuat ia bersedia menjadi jurkam untuk memenangkan pasangan HAMAS.

Di akhir orasinya, Rafly berharap agar masyarakat tidak mudah goyah dengan sebuah iming-iming politik. Ia mengajak massa yang hadir agar memanfaatkan momentum Pilkada untuk melahirkan sosok pemimpin yang mampu menciptakan sebuah perubahan yang berpihak kepada rakyat.(lid)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help